Jumat, 18 Desember 2015

Runtuhnya kerajaan persia

Runtuhnya keKaisaran Persia

 

 Hasil gambar untuk persia

TABLIGH (mendakwahkan) risalah adalah wajib bagi Nabi. Karena itu Nabi mengirim surat keapda raja-raja mengajak mereka masuk Islam. Salah satu suratnya dikirim kepada Ebrewez, kaisar Persia. Pimpinan negara adikuasa dan cucu mendiang kaisar Khosru I, yang dinobatkan jadi Kaisar baru pada tahun 590 M. Itupun gara-gara ayahnya kaisar Murmuza IV terbunuh.
Dalam bukunya Tarikh al-Muluk wa al-Umam, al-Tabari menceritakan bahwa Ebrewez tergolong raja Persia yang paling kuat. Jajahan dan kekuasaannya paling luas. Prestasinya tak tertandingi oleh kaisar sebelumnya. Karena itulah ia digelari Ebrewez yang berarti si Perkasa.
Dalam bahasa Arab disebut al-Mudhaffar. Karena itu wajar jika ia dikenal suka menunjukkan kemewahan dan kebesarannya, menimbun harta kekayaan dan perhiasan. Ketika ia memindahkan singgasananya dari bangunan lama ke bangunan baru tahun 607-608 M harta yang dipindahkan terhitung sebanyak 468 juta gantang emas. Pada tahun ke 13 dari kekuasaannya kekayaannya mencapai 880 juta gantang emas.

Surat Nabi yang singkat itu diantaranya berbunyi “Masuklah Islam agar anda selamat dan jika anda menolak maka bagi anda dosa seluruh kaum Majusi”.
Namun, ternyata Ebrewez bukan penguasa yang bijak bestari. Bukan pula pemimpin yang adil dan beradab. Ia begitu pongah bagai Fir’aun dan angkuh tak tersentuh. Yang pasti ia tidak dapat hidayah. Dan benar, ketika cucu Anusyirwan itu menerima surat Nabi ia sangat murka. Ia tidak seperti Heraclitus raja Romawi Timur yang menolak halus ajakan serupa. Ebrewez merobek-robek surat Nabi itu. Dengan pongahnya ia berkata,”Pantaskah orang itu menulis surat kepadaku sedangkan ia adalah budakku?”

Namun, ulah Ebrewez itu tidak sedikitpun memancing amarah Nabi. Dengan tauhid dan tafwidh-nya yang kuat Nabi yakin dan pasrah. Hanya Allah yang dapat memberi dan mencabut kekuasaan. Nabi membalas dengan doa sederhana. Tanpa emosi dan rasa perkasa “Semoga Allah merobek-robek kerajaannya”(Mazzaqa Allah mulukahu). Bagaimana caranya, digambarkan Nabi begini, nanti

:“Allah memberi kekuasaan pada putera kaisar Persia yang bernama Syiraweh untuk mengalahkan dan membunuh ayahnya.”
Nabi bukan futurologi, tapi itulah Nabi. Doa dan gambaran Nabi benar terjadi. Pada tahun 628 M putera Ebrewez yang bernama Qabaz yang digelari Syirawaih itu merebut kekuasaan dan membunuh Kaisar Ebrewez, ayahnya sendiri. Qabaz pun kemudian berkuasa, tapi tidak lebih dari empat bulan saja ia diturunkan.

Selanjutnya kekaisaran Persia itu berganti-ganti hingga sepuluh kali dalam masa empat tahun. Itulah kenyataan dari mazzaqa Allah mulukahu.
Allah benar-benar telah merobek-robek kekaisaran itu. Selama itu kerajaan mengalami kekacauan dan huru-hara Akhirnya rakyat berhasil mengangkat kaisar Yazdajir sebagai kaisar Persia terakhir dari keluarga Sasaniah. Bagi yang berfikir sekuler, itu semua terjadi karena proses politik. Tidak ada campur tangan Tuhan. Kaisar jatuh oleh rakyat, bukan dijatuhkan oleh Tuhan. Tapi bagi Mu’min, itulah jawaban doa Nabi. Begitulah cara Allah memberi dan mencabut kekuasaan.
Di masa kekuasaan kaisar Yazdajir (sekitar tahun 637) inilah tentara Islam datang ke Persia. Namun, kerajaan Persia yang telah berusia empat abad sudah seperti kakek gaek yang ompong, lemah dan sakit-sakitan. Ketika kaum Muslimin datang, dapat dikatakan tanpa perlawanan dan penduduknya masuk Islam dengan sukarela. Kekaisaran itu benar-benar runtuh. Bahkan putera-puteri kaisar sangat berminat menikah dengan bala tentara Islam, dan idolanya adalah Ali bin Abi Talib. Keruntuhan kerajaan Persia persis seperti yang diramalkan Nabi delapan tahun sebelum itu:”Jika kaisar Persia hancur tidak akan ada kaisar lagi sesudahnya”(Hadith Ibn Kathir jld. 3)

Namun, Muslim tidak datang untuk melakukan invasi apalagi kolonialisasi. Kolonialisasi atau eksploitasi bukan karakter Muslim dan peradaban Islam. Muslim tidak memboyong kekayaan Persia ke jazirah Arab. Konsepnya adalah hijrah. Berpindah, hidup, berkarya dan memakmurkan kawasan yang dituju lahir batin. Istilah yang digunakan al-Qur’an bukan penaklukan tapi pembukaan atau kemenangan (al-Fath), seperti fathu Makkah, fathu Andalus, fathu Misra dsb. Membuka, membebaskan, menyelamatkan atau mengislamkan.

Para ulama dan bala tentara Muslim mengajari bangsa Persia al-Qur’an, Hadith, bahasa Arab dan pandangan hidup Islam. Yang dahulu jahil menjadi alim, yang dulu tersesat mendapat petunjuk, yang dulu miskin menjadi kaya dan makmur. Itulah rahmatan lil alamin.
Kepercayaan Persia kuno yang mitologis dan animistis perlahan berganti dengan aqidah Islam yang rasional. Adat istiadat berganti syariat. Tradisi kekuasaan, kemegahan, dan kemewahan berganti tradisi ilmu. Mungkin bala tentara Islam, ulama dan relawan Arab itu tahu sabda Nabi bahwa “Andaikakata ilmu itu berada di bintang Suraya pasti akan dicapai oleh orang-orang Persia”. (Lihat Musnad Ahmad, jld 2).

Ternyata, benar setelah ilmu-ilmu Islam yang tinggi itu dicapai dari kawasan ini lahir ulama-ulama besar dalam sejarah Islam. Tradisi ilmu Islam telah melahirkan ulama seperti al-Khawarizmi, Imam Bukhari, al-Isfahani, Fakhr al-Din al-Razi, Ibn Sina, al-Ghazzali, Ibn Taymiyyah dsb. Dari sini pulalah lahir kekhalifahan besar Islam, Abbasiyah yang bertahan selama 5 abad (750-1250), lebih lama dari kekaisaran Persia.
Begitulah, Islam datang membawa pandangan hidup yang mencerahkan, aqidah yang mencerdaskan, syariah yang membebaskan dan ritual keagamaan yang memudahkan.

Senin, 14 Desember 2015

10 mitos salah mengenai anak pendiam (introvert)

10 MITOS SALAH MENGENAI INTROVERT



banyak mitos yang salah tentang anak pendiem termasuk akuuu :v yg ada di sehari hari...yg katanya inilah itulah... bla...bla..bla.. yak langsung aja yaa...


Mitos 1 – introvert tidak suka bicara.
Ini tidak benar. Introvert hanyalah tidak berbicara kecuali mereka memang memiliki sesuatu untuk dikatakan. Mereka membenci basa-basi. Tapi, jika seorang introvert sedang berbicara tentang sesuatu yang mereka minati, mereka tidak akan berhenti bicara sampai berhari-hari.

Hasil gambar untuk tidak berbicara

Hal ini tentu saja tidak benar. Hanya karena ciri utama introvert adalah pendiam bukan berarti si introvert ini tidak pernah berbicara. Mereka hanya akan bicara seperlunya namun mereka akan menjadi sosok ramai dan menyenangkan ketika membicarakan topik yang mereka sukai bersama sedikit teman akrab.


Mitos # 2 – introvert pemalu.
Rasa malu tidak ada hubungannya dengan menjadi seorang Introvert. Introvert bukan berarti takut orang. Apa yang mereka butuhkan adalah sebuah alasan untuk berinteraksi. Mereka tidak berinteraksi demi interaksi sosial. Jika Anda ingin berbicara dengan Introvert, berbicara saja. Tidak perlu mengkhawatirkan kesopnan.

Hasil gambar untuk pemalu
 
Memang masih menjadi perdebatan apakah pemalu adalah introvert dan introvert sudah pasti pemalu. Tapi saya lebih setuju dengan teori ini bahwa rasa malu dan introvert adalah dua hal berbeda. Semua orang memiliki rasa malu dengan kadar masing-masing. Dan jelas introvert bukan pemalu karena mereka memilih sendiri dan menyukainya meski mereka punya kemampuan dalam bersosialisasi sementara mereka yang pemalu adalah orang-orang yang takut dengan situasi sekelilingnya, mereka mau bergabung dan ikut bersosialisasi tapi karena ketakutan yang besar membuat mereka tidak pernah bisa melakukannya. Biasanya pemalu akan merasa tersiksa sementara introvert bahagia dengan kesendiriannya.


Mitos # 3 – introvert kasar.
Introvert sering tidak melihat alasan perlunya untuk berbasa-basi sosial. Mereka ingin semua orang menjadi riil dan jujur. Sayangnya, hal ini tidak diterima di kebanyakan situasi, sehingga introvert merasakan banyak tekanan untuk menyesuaikan diri, dan bagi mereka ini melelahkan.

Hasil gambar untuk marah

Hanya karena tidak suka berbasa-basi di lingkungan sekitar Introvert sering dianggap kasar atau tidak punya tata krama karena hidup di masyarakat mayoritas yang menganggap beramah-tamah dan berbasa-basi adalah sopan santun yang benar. Hadeuh saya juga sering dianggap seperti ini. Dan sepertinya saya tidak sendiri. Benar kan?

Mitos # 4 – introvert tidak menyukai orang.
Sebaliknya, introvert sangat menghargai sedikit teman yang mereka miliki. Mereka bisa menghitung teman-teman dekat mereka dengan satu tangan. Jika Anda cukup beruntung untuk dianggap teman oleh seorang introvert, Anda mungkin telah memiliki sekutu setia seumur hidup. Sekali Anda telah mendapatkan rasa hormat mereka, keberadaan Anda sangat diterima.

Hasil gambar untuk sahabat

Orang-orang introvert lebih suka memandang kualitas sebagai patokan dalam hubungan pertemanan. para introvert lebih suka memiliki sedikit teman dan menjalin hubungan yang intens dengan mereka. Bener kan? Teman saya juga sedikit.

Mitos # 5 – introvert tidak suka pergi ke tempat umum.
Omong kosong. Introvert hanya tidak ingin pergi keluar di depan umum UNTUK WAKTU YANG LAMA. Mereka juga ingin menghindari komplikasi yang terlibat dalam kegiatan publik. Mereka mengambil data dan situasi dengan sangat cepat, dan sebagai hasilnya, mereka tidak perlu berada di sana untuk waktu yang lama untuk mehamami kegiatan publik yang tengah berlangsung. Lalu mereka siap untuk pulang, mengisi ulang energi, dan memproses semua pengalamannya tadi. Faktanya, isi ulang energi adalah mutlak penting untuk introvert.


Introvert bisa kok pergi ke sebuah pesta atau menghadiri pesta pernikahan teman. Ya meskipun mereka butuh dorongan untuk melakukannya. Maksudnya adalah mereka tidak akan sengaja pergi ke sebuah tempat yang dipenuhi banyak orang asing. Tapi mereka membutuhkan alasan untuk melakukannya. Misalnya datang ke acara pesta ulang tahun teman atau menemani orang spesialnya ke sebuah acara pernikahan. So kalau temenmu introvert jangan sungkan untuk mengundangnya ke pesta ulang tahunmu atau jika pacarmu introvert dia mau kok nemenin kamu ke acara pernikahan temanmu.

Mitos # 6 – introvert selalu ingin sendirian.
Introvert sangat nyaman dengan pikiran mereka sendiri. Mereka banyak berpikir. Mereka melamun. Mereka senang memiliki masalah untuk dikerjakan dan teka-teki untuk dipecahkan. Tapi mereka juga bisa merasa luar biasa kesepian jika mereka tidak memiliki siapapun untuk berbagi pencapaian mereka. Mereka menginginkan hubungan yang otentik dan tulus dengan SATU ORANG pada satu waktu.

Setelah melakukan kegiatan bertemu banyak orang yang melelahkan si introvert butuh istirahat dengan menyendiri sejenak. Mengisi ulang energi. Prosesnya seperti makan ketika lapar atau tidur ketika kelelahan. Ya introvert menyendiri untuk menemukan ritme hidupnya lagi. Tapi bukan berarti introvert akan menyendiri terus ya. Mereka akan keluar jika tenaganya telah kembali pulih.

Mitos # 7 – introvert aneh.
Introvert sering individualis. Mereka tidak mengikuti orang banyak. Mereka akan lebih suka dihargai karena cara-cara unik hidup mereka. Mereka berpikir berdasarkan standar diri mereka sendiri dan karena itu, mereka sering menantang kebiasaan. Mereka tidak membuat keputusan berdasarkan pada apa yang sedang populer atau trendi.

Lebih sederhananya sih introvert itu antimainstream. Karena introvert cenderung memiliki cara pandang yang berbeda dengan banyak orang maklum introvert kan kaum minoritas. Jadi sesuatu yang disukainya terkadang sedikit bertentangan dengan apa yang disukai orang kebanyakan. Introvert jadi tampak aneh dan saya sering dibilang alien atau dari dunia asing.

Mitos # 8 – introvert culun terasing.
Introvert adalah orang-orang yang lebih sering melihat ke dalam, memberi perhatian lebih pada pikiran dan emosinya. Ini bukan berarti bahwa mereka tidak mampu memberi perhatian pada apa yang terjadi di sekitar mereka, hanya saja dunia batin mereka terasa jauh lebih merangsang dan bermanfaat bagi mereka.
Hasil gambar untuk culun

Sebenarnya introvert adalah pengamat yang baik. Mereka bisa memperhatikan hal-hal kecil yang sangat detail sekalipun. Namun sifatnya yang tidak suka berbasa-basi membuat mereka terkesan tidak peduli dengan sekeliling dan lebih asik dengan kegiatannya sendiri. Karena orang introvert hanya akan melakukan sesuatu yang penting dan berguna bagi mereka. Ya wajar saja kalau introvert tidak suka ikut campur dalam urusan orang lain karena dianggap tidak penting.

Mitos # 9 – introvert tidak tahu bagaimana bersantai dan bersenang-senang.
Introvert biasanya merasa rileks di rumah atau di alam, bukan di tempat umum yang penuh kesibukan. Introvert bukan pencari sensasi dan pecandu adrenalin. Jika ada terlalu banyak pembicaraan dan kebisingan terjadi, mereka melemah. Otak mereka terlalu sensitif terhadap neurotransmitter yang disebut Dopamine. Introvert dan ekstrovert memiliki perbedaan jalur syaraf yang dominan. Cari saja sendiri tentang perbedaan jalur syaraf ini.

Ini salah besar. Introvert itu sebenarnya fleksibel. Ketika bertemu dengan sekelompok teman akrabnya mereka bisa mengeluarkan sisi mengasikkan dan cerewet yang identik dengan ekstrovert. Jadi ga benar kalau introvert itu tidak asik.

Mitos # 10 – introvert bisa memperbaiki diri dan menjadi ekstrovert.
Sebuah dunia tanpa introvert akan menjadi dunia dengan sedikit ilmuwan, musisi, seniman, penyair, pembuat film, dokter, matematikawan, penulis, dan filsuf. Meski demikian, masih ada banyak teknik yang dapat dipelajari orang ekstrovert untuk berinteraksi dengan introvert. (Ya, aku sengaja membalik posisi introvert dan extrovert  untuk menunjukkan kepada Anda betapa biasnya masyarakat kita.) Introvert tidak bisa “memperbaiki diri” dan pantas dihormati untuk temperamen alami mereka dan juga kontribusinya bagi umat manusia. Bahkan, satu penelitian (Silverman, 1986) menunjukkan bahwa peningkatan persentase introvert di antara manusia berbanding lurus dengan IQ (rata-rata manusia).
Penyangkalan seorang introvert atas diri mereka sendiri dalam rangka untuk bergaul di dunia yang didominasi extrovert dapat menjadi sangat destruktif. Seperti minoritas lainnya, introvert dapat berakhir membenci diri mereka sendiri dan orang lain karena perbedaan mereka dengan kaum mayoritas. Jika Anda pikir Anda adalah seorang Introvert, aku sarankan Anda meneliti topik ini dan mencari introvert lainnya untuk membandingkan catatan. Beban tidak sepenuhnya berada pada kita para introvert untuk mencoba dan menjadi “normal”. Ekstrovert pun harus mengakui dan menghormati kita, dan kita pun perlu menghargai diri kita sendiri.



Nah sudah jelas kan. Beberapa poin yang selama ini dunia salah mengartikan kaum introvert. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membuka mata dunia tentang introvert yang sebenarnya. 
 
sumber : KAP (komunitas anak pendiem)

Sabtu, 31 Oktober 2015

Sejarah konstatinopel dan jatuhnya konstatinopel ke tangan Islam

Sejarah Konstantinopel (Byzantium)

Sejarah Konstantinopel atau Byzantium Sampai Kejatuhannya dan Ditinjau Dari Beberapa Prediksi
Sejarah Konstantinopel atau Byzantium sampai kejatuhannya, prediksi Rasulullah, Imam Al Mahdi, Bangsa Arab, Bangsa Persia, invasi besar-besaran Amerika ke Afganistan dan Irak, dan akhir zaman. Berhubungankah?

Byzantium
 
Byzantium adalah sebuah kota Yunani Kuno yang menurut legenda didirikan oleh para warga koloni Yunani dari Megara pada tahun 667 SM dan dinamai menurut nama raja mereka Byzas atau Byzantas. Nama Byzantium merupakan latinisasi dari nama asli kota tersebut yaitu Byzantion, kota ini kelak menjadi pusat kekaisaran Byzantium (kekaisaran Romawi menjelang dan pada abad pertengahan dengan nama Konstantinopel).
Pada tahun 196 M, kota ini dikepung oleh pasukan Romawi dan menderita kerusakan parah. Byzantium kemudian dibangun kembali oleh Septimus Severus, yang pada saat itu telah menjadi kaisar dan dengan segera memulihkan kemakmurannya. Lokasi Byzantium menarik perhatian Kaisar Romawi Konstantinus I yang pada tahun 330 M, membangun ulang kota itu menjadi Nova Roma. Setelah mangkatnya, kota ini disebut Konstantinopel (Kota Konstantinus). Kota ini selanjutnya menjadi ibukota Kekaisaran Romawi timur.
Kombinasi imperialisme dan lokasi ini mempengaruhi peran Konstantinopel sebagai titik penyeberangan antara dua benua Eropa dan Asia. Kota ini merupakan sebuah magnet komersial, kultural dan diplomatik. Dengan letak strategisnya itu Konstantinopel mampu mengendalikan rute antara Asia dan Eropa, serta pelayaran dari Laut Mediterania ke Laut Hitam.
Pada tanggal 29 mei 1453, kota ini jatuh ke tangan Bangsa Turki Ottoman dan sekali lagi menjadi ibukota dari Negara yang kuat, yakni kerajaan Ottoman. Bangsa Turki menyebut kota ini Istanbul (meskipun tidak secara resmi sampai tahun 1930) dan terus menjadi kota terbesar dari Republik Turki, sekalipun yang menjadi ibukota Turki adalah Ankara.
 
 

Hasil gambar untuk peristiwa jatuhnya konstantinopel ke tangan turki

Jatuhnya Konstantinopel Ke Tangan Pemerintahan Islam
Gaung penaklukan Konstantinopel telah bergema dikalangan kaum muslimin semenjak Rasulullah SAW menyampaikan sabdanya, dari Abu Qubail, ia berkata: “kami pernah berada di sisi Abdullah bin Amr bin Al-Ash”, ia ditanya: “yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukan lebih dulu, Konstantinopel atau Roma?” kemudian Abdullah meminta peti kitabnya yang masih tertutup. Abu Qubail berkata: “kemudia ia mengeluarkan sebuah kitab dari padanya. Lalu Abdullah berkata: “ketika kami sedang menulis disekeliling Rasulullah SAW tiba-tiba beliau ditanya: “yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukan lebih dulu, Konstantinopel atau Roma? Kemudian Rasulullah menjawab: “kota heraklius akan ditaklukan terlebih dahulu, yakni kota Konstantinopel”.
Menurut Husain hadits ini dikeluarkan oleh ahmad dan terdapat di dalam Al-Mustadrak di beberapa tempat. Dishahihkan oleh AL-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi, juga disepakati oleh Al-Bani di dalam Silsilah Al-Haditsish Shihah 1/8
Penaklukan Konstantinopel seperti yang diprediksikan Rasulullah di atas, terjadi setelah melewati masa yang amat panjang yakni 8 abad sejak Rasulullah menyampaikan sabdanya.
627 M:
Rasulullah SAW melayangkan surat dakwah pada kaisar Romawi, Heraklius.
629 M:
Terjadi perang Mu’tah yang dilatarbelakangi pembunuhan da’i-da’I Islam oleh orang-orang Ghasasanah (negara satelit Romawi). Dalam perang ini Romawi mengirim bantuan 100.000 orang pasukan dan dibantu oleh sekutunya orang-orang Qadha’ah sebanyak 100.000 orang, sehingga total pasukan berjumlah 200.000 orang, sedangkan jumlah pasukan kaum muslimin adalah 3.000 orang. Pertempuran dalam perang ini berlangsung imbang selama 7 hari. Pasukan muslim yang dipimpin Khalid bin Walid kemudian mundur teratur, langkah ini dipuji Rasulullah SAW.
630 M:
Terjadi perang Tabuk, karena terdengar kabar bahwa Romawi telah memobilisasi pasukannya untuk menyerang Madinah. Jumlah pasukan kaum muslimin saat itu antara 30.000 sampai 50.000 orang, mereka keluar dari Madinah menuju Tabuk yang berjarak 600 KM dari Madinah. Namun ketika pasukan sampai di Tabuk, pasukan Romawi telah mundur.
648 M:
Pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan, atas usulan Mu’awwiyah kaum muslimin membangun armada angkatan laut sebanyak 1600 kapal. Hal ini dibutuhkan untuk pengamanan wilayah Afrika Utara yang telah dikuasai kaum muslimin, dan juga dibutuhkan untuk penaklukan Romawi. Karena tidak seperti Persia yang terkonsentrasi dalam suatu wilayah daratan, Romawi wilayahnya terletak di tiga benua yang dibatasi oleh Laut Tengah dan ibukotanya, Konstantinopel, terletak di selat yang mengantarai Laut Tengah dengan Laut Mati. Dari manapun arahnya, penyerangan ke arah Konstantinopel lewat Asia atau Afrika harus melewati laut. Oleh karena itu selain diperlukan angkatan darat yang kuat, angkatan laut akan sangat menentukan.
650 M:
Armada Islam yang dipimpin Abdullah bin Abu Sarah bertemu Armada Romawi di Mount Phoenix yang dipimpin Kaisar Konstantin II. Armada Romawi hancur lebur, konon 20.000 orang pasukannya tewas. Pertempuran ini sangat menentukan. Selangkah lgi kaum muslimin akan menghampiri ibukota Romawi. Namun sayang, kemelut yang terjadi di Madinah akibat timbulnya fitnah terhadap Khalifah Utsman bin Affan membuat Mu’awiyah lebih tertarik mengurus persoalan dalam negeri.
668 M:
Pada masa kekhalifahan Mu’awiyah, kaum muslimin menyerang Romawi dengan menggunakan dua jalur, laut dan darat. Dari laut armada Islam dikerahkan ke Hellespont menuju Laut marmara sampai ke Selat Bosporus. Dari darat, mereka menerobos Asia kecil menuju kota Chalcedon yang berada di selat Bosporus. Pasukan darat kemudian dijemput armada laut dan diseberangkan ke pantai kota benteng Konstantinopel. Namun sayang, kekuatan benteng Konstantinopel diluar perhitungan Muawiyah. Benteng itu sukar ditembus. Kesulitan lebih besar lagi ketika pasukan Romawi menggunakan senjata terbarunya yang disebut Greek Fire atau Wet Fire. Senjata ini berupa bola-bola berisi cairan naftha yang dilontarkan dan pecah sehingga bertebaran di permukaan laut. Kemudian dari atas benteng pasukan Romawi menembakkan panah api ke laut, sehingga laut pun terbakar. Pasukan muslim hancur dalam penyerbuan ini. Salah seorang sahabat yang rumahnya pertama kali dikunjungi Rasulullah ketika hijrah, Abu Ayyub Al-Anshary, syahid dan dikubur di balik dinding Konstantinopel yang kokoh itu. Berikutnya kaum muslimin menghindari pengepungan langsung terhadap ibu kota Romawi, pertempuran-pertempuran darat selanjutnya selama berabad-abad diarahkan untuk menyempitkan wilayah Romawi.
717 M:
Maslamah bin Abdul Malik meninggal pada saat melakukan pengepungan Konstantinpel. Peristiwa ini terjadi pada masa kekhalifahan Sulaiman bin Abdul Malik (Bani Umayyah).
717 – 719 M:
Ini adalah masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, pada masanya pengepungan Konstantinopel terhenti, pasukan Islam ditarik mundur.
1389 M:
Sultan Murad I bin Urkhan menyerang semenanjung Balkan. Menaklukan Adrianapole dan menjadikannya sebagai ibukota . Dia memperluas wilayah dan menguasai Shopia ibukota Bulgaria dan salanika ibukota Yunani. Juga mengalahkan Serbia.
1396 M:
Atas dorongan Paus, orang-orang Eropa bergerak ke Konstantinopel untuk menyerang Beyzid I bin Murad yang sedang melakukan pengepungan Konstantinopel. Namun pasukan besar tersebut dapat dikalahkan oleh Beyzid. Tapi Timurlank dengan pasukan Tartarnya menyerbu tempat ini. Mereka memasuki Ankara dan menghancurkan sejumlah besar pasukan Utsmaniyah. Lalu menahan Sultan Beyzid yang kemudian meninggal dalam tahannannya. Timurlank mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Anatolia kepada pemiliknya. Pemerintahan-pemerintahan Eropa ini lalu memisahkan diri seperti Bulgaria, Serbia, dan valacie.
1420 – 1451 M:
Ini adalah masa pemerintahan Murad II bin Muhammad, ia mengepung Konstantinopel dan mengembalikan seluruh pemerintahan yang memisahkan diri ke dalam perlindungan pemerintahannya. Juga berusaha mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Eropa (Bulgaria, Serbia, dan valachie) serta menguasai Albania.
1452 M:
Sultan Muhammad II memerintahkan pasukannya mendirikan benteng di pantai selat Bosporus. Benteng itu dikerjakan selama 3 bulan, lalu mereka bertahan mengepung Konstantinopel.
1453 M:
Pada suatu malam armada Turki Utsmani menyusur selat Bosporus menuju Konstantinopel. Sebanyak 70 buah kapal terpaksa diseret ke darat sejauh 5 km untuk kemudian dilayarkan lagi di laut. Romawi memang memasang rantai-rantai besar yang menghalangi perjalanan laut. Pada malam itu meriam-meriam Turki menyalak dengan dahsyatnya. Seiring kegoncangan dalam benteng, masuklah tentara Islam menyerbu. Pertempuran pecah di laut dan juga di benteng. Pagi subuh, 29 Mei 1453 M jatuhlah Konstantinopel ke tangan kaum muslimin. Pekik takbir menggema dimana-mana. Terealisir sudah janji Rasulullah SAW, melalui perjalanan panjang perjuangan kaum muslimin.
Untaian peristiwa yang disebutkan dalam tulisan di atas, harus dilihat dalam konteks saat itu dimana Islam yang sedang berkembang menimbulkan kecemasan penguasa-penguasa saat itu. Sehingga masing-masing pihak merasa harus mempertahankan eksistensinya.
Umat Islam sendiri sesungguhnya konsisten dengan misinya yaitu dakwah Islam, adapun terjadinya benturan-benturan kekuatan karena pihak-pihak lain menghalangi laju gerakan dakwah Islam dengan kekuatan. Seorang sahabat Nabi, Rib’i bin Amr pernah ditanya oleh Rustum, Komandan perang Persia: “Apa yang kalian inginkan?”. Rib’i menjawab:”Kami hanyalah ingin membebaskan manusia dari penghambakan kepada makhluk menjadi penghambaan kepada Khalik (Sang Pencipta); kami hanya ingin mengajak manusia dari sempitnya dunia kepada luasnya akhirat; kami ingin membebaskan manusia dari kezaliman tirani dan menyeru kepada keadilan Islam…”
Nabi Muhammad tidak memerintahkan umatnya untuk memaksa orang masuk Islam, atau membunuh orang yang tidak seagama. Justru yang beliau sampaikan adalah firman Allah: “Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorongmu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah karena adil itu lebih dekat kepada taqwa (Al-Maidah: 8).
Firman-Nya yang lain:”Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.” (Al-Mumtahanah: 8).
Karenanya tidaklah Nabi mengusir dan membunuh Yahudi kecuali karena mereka melakukan pengkhianatan kepada negara Madinah tempat mereka dan kaum muslimin hidup berdampingan.
Sementara orang-orang non muslim yang tidak mengusik umat Islam dan mau hidup berdampingan dengan adil, merasakan kenikmatan indahnya hidup di bawah naungan pemerintahan Islam. Sehingga penduduk Nasrani Palestina (Elia) pada masa lalu, semuanya menangis tersedu-sedu ketika ditinggalkan kaum muslimin. Mereka mengatakan: “Sungguh orang-orang Romawi itu seagama dengan kami, namun mereka membunuh anak-anak kami dan memporak-porandakan rumah dan ladang kami, sedangkan kalian selalu berbuat adil kepada kami…”
Oleh karena itu kalau mau jujur melihat sejarah Islam, kita akan sampai pada kesimpulan bahwa penguasaan dakwah Islam atas wilayah-wilayah lain di dunia membawa barakah.
Saya pernah dengar salah seorang Ustadz menyampaikan bahwa Gustav Le Bon (sejarawan Perancis?) pernah mengatakan:”Tidak pernah agama Yahudi, Kristen, dan Islam dapat hidup berdampingan dengan harmonis, kecuali pada masa pemerintahan Islam”.

Minggu, 11 Oktober 2015

Al baqarah 148,Al fatir 32,Al isra 26-27 lengkap tajwid,kandungan,dan surah

BERIKUT INI kandungan dan tajwid surah al baqarah 148,al isra 2-27,dan al fatir semoga bermanfaat.. rizqiwidi :D



 Hasil gambar untuk al quran


1. Surah Al- Baqarah ayat 148

     a. Bunyi surat 



     b. Terjemahan Per/Lafal


c. Penerapan Ilmu Tajwid


d. Inti Sari

     Setelah membaca Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayar 148 di atas, kita dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut.

1) Setiap umat mempunyai kiblat masing-masing. Ka'bah adalah kiblat umat Islam lketika shalat, sedangkan Baitul Maqdis adalah kiblat umat Yahudi dan Nasrani.
2) Kaum muslimin hendaknya giat bekerja, beramal, dan berlomba-lomba menuju kebajikan. Contohnya adalah berlomba untuk bersedekah, menuntut ilmu, dan menolong sesama. Dalam hal mengerjakan kebaikan kita boleh iri kepada orang lain. Kalau orang lain mampu mengapa kita tidak ?
3) Suatu ketika, Allah SWT akan mengumpulkan hamba-Nya, yaitu kelak di alam akhirat. Pada saat itu manusia akan melihat segala amal perbuatan yang pernah di lakukan di dunia. Manusia nanti akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang telah diperbuatnya.
     Setelah kita memahami surat Al-Baqarah ayat 148 ini hendaknya kita memiliki sifat.
1. Semangat berkompetisi dalam melakukan dan meraih prestasi;
2. Dinamis, senantiasa semangat dalam melaksanakan tugas dan kewajiban;
3. Sportif, mengakui keunggulan orang lain. dan tidak malu untuk menirunya;
4. Inovatif, Karya ide dan gagasan serta senantiasa melakukan pembaruan-pembaruan;
5. Kreatif, penuh kreatifitas dalam melakukan hal-hal yang bermanfaat.
2. Surah Fatir Ayat 32
a. Bunyi Surat
 b. Terjemahan Perlafal
c. Penerapan Ilmu Tajwid
 d. Inti Sari
     Ayat di atas menjelaskan bahwa Allah SWT. menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad SAW. melebihi umat sebelumnya. Kemuliaan yang diberikan Allah SWT. bergantung pada sejauh mana ajaran Nabi Muhammad SAW, itu diamalkan sesuai dengan petunjuk Allah SWT.
    Mustafa Al-Maragi memnagi tingkatan orang mukmin yang mengamalkan Al-Qur'an sebagai berikut.
1) Dhoolimullinafsyiihi, yaitu orang yang mengamalkan ajaran agama, tetapi juga masih mengikuti hawa nafsu. Orang yang termasuk golongan ini memiliki lebih banyak amal buruk daripada amal baiknya.
2) Muuktasyiidu, yaitu orang yang memiliki amal baik dan buruk yang seimbang.
3) shaabikumbilkhoyroti, yaitu orang yang melakukan amal baik terus-menerus.
     Setelah memahami dan menghayati surat Fatir ayat 32 hendaknya kita memiliki sifat.
1. Progresif, selalu ingin maju dan berkembang;
2. Tidak merasa putus puas dengan prestasi yang diraih sehingga terus menerus berusaha meraih prestasi berikutnya.
3. Meningkatkan produktifitas kerja, meningkatkan skill, keahlian, dan keterampilan;
4. Selalu terpendam dalam melakukan kebaikan-kebaikan;
5. Energik, penuh semangat dalam bekerja.
Kandungan Surat Al-Isra 26-27

QS AL ISRA AYAT 26 - 27 MENYANTUNI KAUM DHUAFA

وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا
26. Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
27. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.
Tajwid
  1. الْقُرْبَى          = Idhar Qamariyah (Alif lam bertemu qaf)
  2. وَابْنَ السَّبِيلِ   = Qalqalah Sughra (Ba’mati ditengah kata)
  3. تَبْذِيرًا           = Mad Tabi’i (Kasrah bertemu ya’ sukun)
  4. الشَّيَاطِينِ       = Idgham Syamsiyah (Alif lam bertemu syin)
Arti Kata
 وَآتِ                  = Dan berikanlah
ذَا الْقُرْبَى             = Kepada keluarga terdekat
حَقَّهُ                   = Akan haknya
وَالْمِسْكِينَ                  = Dan orang miskin
وَابْنَ السَّبِيلِ         = Dan orang yang dalam perjalanan
وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا      = Dan janganlah menghamburkan hartamu secara boros
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ         = Sesungguhnya pemboros itu
كَانُوا                  = Adalah
إِخْوَانَ                = Saudara
الشَّيَاطِينِ             = Setan- setan
وَكَانَ                  = Dan adalah
الشَّيْطَانُ              = Setan
لِرَبِّهِ                   = Kepada Tuhannya
Kandungan :

  • Allah swt telah berfirman dan memerintahkan kepada kita semua sebagai umat Islam untuk memberikan atau menunaikan hak (berzakat, shadaqah, infaq dll) kepada keluarga-keluarga yang dekat, orang miskin, musafir (orang yang dalam perjalanan).
  • Dalam ayat ini berisi perintah untuk berbuat baik kepada kaum dhuafa seperti orang orang miskin, orang terlantar, dan juga orang yang dalam perjalanan.
  • Hak lainnya yang harus ditunaikan adalah "mempererat tali persaudaraan dan hubungan kasih saya satu sama lain, saling bersilaturahmi, bersikap lemah lembut dan sopan santun, memberikan bantuan kepada mereka, dan memberikan sebagaian rizeki yang Allah swt berikan kepada kita semua.
  • Selanjutnya Allah swt memberikan penegasan bahwa kita dilarang untuk menghambur-hamburkan harta yang kita miliki secara boros atau berlebihan, Islam mengajarkan kita kesederhanaan, sehingga kita harus membelanjakan harta sesuai dengan kebutuhan saja, seperlunya saja dan tidak boleh berlebihan.
  • Dalam ayat yang ke 27 Allah berfirman bahwa orang-orang yang berperilaku boros adalah saudara-saudaranya setan, tentu kita tidak mau bukan menjadi saudara setan. Karena setan adalah makhluk yang Allah swt ciptakan, tetapi ia ingkar kepada Allah swt atau tidak mau menjalankan yang Allah swt perintahkan. Sehingga setan nantinya akan masuk ke dalam neraka, setan akan selalu menggoda manusia untuk mengajak kita masuk ke dalam neraka, tentu kita sebagai seorang muslim yang beriman tidak mau masuk ke dalam neraka, mengingat sangat pedihnya siksa di dalam neraka.

Zat Padat Terlarut (Total Dissolved Solids) pada Air Bersih

Halo guys apakah kamu sudah tahu apakah itu zat padat terlarut (TDS) pada air bersih atau air limbah? Yuk langsung saja kita bahas mengenai ...