Jumat, 18 Desember 2015

Misteri laut hitam,laut mati,dan laut merah dalam al quran

Misteri Tiga Lautan yang Dijelaskan dalam Al-qur’an

Misteri Tiga Lautan yang Dijelaskan dalam Al-qur’an
Sebagian dari permukaan bumi ini adalah lautan dibalik semua itu ada rahasia kebesaran Allah SWT. Dari hamparan lautan yang luas terdapat beberapa lautan yang mempunyai sejarah dalam Islam dari masa ke masa. Berikut ini tentang penjelasannya

1. Misteri Laut Hitam

Misteri Tiga Lautan yang Dijelaskan dalam Al-qur’an

Mungkin sebagian kita ada yang mengetahui apa itu Laut hitam? Laut hitam yaitu laut yang terletak di antara Eropa Barat dan Asia, pasti kita menyangka air Laut itu berwarna hitam iya bukan? Ternyata air laut ini bukan seperti yang kita bayangkan, mungkin karena dilihat dari jauh laut tersebut tampak berwarna hitam.
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi laut tersebut salah satunya adalah karena adanya lapisan hydrogen sulfida yang terdapat disekitar 200 meter dari bawah permukaan laut tersebut dan didukung oleh Mikroba unik yang menghasilkan sedimen hitam.
Selain itu juga ada beberapa faktor yang mempengaruhi laut tersebut karena letak geografis-nya yang sering diselimuti awan karena langit sering dihiasi awan yang gelap maka pantulan di air laut akan gelap juga oleh karena itu Laut itu dijuluki dengan Laut Hitam.
Laut Hitam dipenuhi banyak misteri hingga sampai saat ini masih diselidiki. Salah satu misteri yang terungkapkan adalah ditemukannya sungai besar dibawah laut hitam. Sungai ini merupakan satu-satunya sungai yang masih aktif yang pernah ditemukan di dasar laut.
Perbedaan kadar garam antara laut dan sungai inilah yang menyebabkan aliran sungai membentuk alur-alur dan genangan yang cukup dalam. Para ilmuwan memperkirakan sungai ini termasuk sungai terbesar keenam di dunia.
Selain itu pada penemuan ini terkuak adanya penemuan struktur pada bangunan dan kayu di kedalaman beberapa ratus kaki dari permukaan laut. Para peneliti memperkirakan usia bangunan ini adalah sekitar 7500 tahun yang di ketuai oleh Dr.robert doller.
Mereka memperkirakan bagunan tua itu adalah dulunya suatu perkampungan yang tenggelam akibat banjir besar yang terjadi pada masa Nabi Nuh as.
Seperti yang dijelaskan dalam al-qur’an : “ Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim”. (Qs. Al-ankabut: 14)

2. Laut Mati

Misteri Tiga Lautan yang Dijelaskan dalam Al-qur’an
Laut Mati bisa juga disebut sebagai laut garam atau laut asin yang membujur di daerah antara Israel daerah Otoritas Palestina dan Jordania. Dinamakan Laut mati dikarenakan tidak ada makhluk hidup yang dapat bertahan di Laut Mati ini.
Laut mati ini mempunyai kadar garam tertinggi dari lauttan yang ada di dunia ini. Di laut ini kita dapat mengapung diatas air dikarenakan kadar garam yang tinggi. Laut mati mempunyai lumpur yang berkhasiat menghaluskan kulit. Di balik semua itu Laut Mati menyimpan misteri yang dijelaskan dalam al-qur’an.
Fakta dan sejarah mengungkapkan tempat Laut mati ini tempat diazabnya kaum Nabi Luth yang perbuatan kaumnya tidak pernah dilakukan kaum-kaum sebelumnya yaitu melakukan homoseksual yaitu suka sesama jenis. Sehingga Allah mengutus Nabi Luth untuk pergi ke Kota Sodom untuk memberi ajakan agar bertobat kepada Allah swt.
Seperti yang dijelaskan dalam Al-qur’an : “ mengapa kamu tidak bertakwa?” sungguh aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus ke padamu), maka kamu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku, dan aku tidak akan meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu ; imbalan-ku hanya dari Tuhan seluruh alam, mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki diantara manusia (berbuat homoseks), dan kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istri kamu? Kamu memang orang-orang yang melampaui batas.” (Qs. Asy-syu’ara’: 161-166)
Tetapi kaum Luth tidak perduli apa yang disampaikan Nabi Luth kepadanya bahkan mereka selalu menentang, menyombongkan diri, dan mencemoohkan. Walaupun demikian Nabi Luth selalu sabar dan tabah, tetap menjalankan dakwahnya mengajak kaumnya untuk bertobat kepada Allah dan bertawakal.
Tetapi mereka tidak ada yang mau beriman dan tetap menjalankan perbuatan keji dan mungkar itu dan malah mereka hendak mengusir Nabi Luth, dan mereka kaum Luth berkata : “ datangkanlah kepada kami azab Allah, jika engkau termasuk orang yang benar” (Qs. Al-ankabut : 29 )
Nabi Luth memohon kepada Allah agar kaumnya di beri azab, dan doa Nabi Luth dikabulkan oleh Allah.
Pada malam harinya Nabi Luth pergi meninggalkan Kota Sodum itu, dan ketika waktu subuh Allah menimpakan azab yang sangat pedih di Kota Sodom itu. Allah berfirman : “ maka ketika datang azab kami, kami menjungkirbalikan negeri kaum Luth, dan kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar, yang diberi tanda oleh Tuhanmu dan siksaan tidaklah jauh dari orang-orang yang zalim.” (Qs. Hud : 82-83 )
Dan dapat dibuktikan pada waktu itu pernah terjadi gempa bumi yang dahsyat dengan ditemukan ranga-rangka manusia didaerah tersebut.

3. Laut Merah

Misteri Tiga Lautan yang Dijelaskan dalam Al-qur’an
Kenapa Laut ini dikatakan Laut Merah? Seorang peneliti ahli fisika mencoba menemukan misteri yang ada di Laut Merah tersebut. Dia melakukan penjelajahan di pusat Teluk Aqobah dinyatakannya warna air di Laut ini tidak berwarna merah, warna laut ini sama aja seperti laut-laut yang ada.
Dia hanya menemukan kumpulan alang-alang yang tumbuh subur dikarenakan tumbuh di air tawar disekitar tempat tersebut. Rupanya pendapat orang-orang salah tentang warna air tersebut dikarenakan salah paham mengartikan dalam bahasa inggris alang-alang disebut “reed” namun masyarakat sekitar mengucapkan “red” berarti merah karena keberadaan alang-alang disekitar laut tersebut mereka mengatakan “red sea” yang berarti Laut merah.
Adapun penjelasan lagi tentang warna air laut tersebut adalah ketika musim panas datang tampak warna air tersebut merah dikarenakan di laut ini ada jutaan ganggang, plankton, dan kuda laut yang memiliki warna merah.
sebenarnya air ini berwarna biru jernih tampak berwarna merah. Dibalik semua itu ada misteri yang dijelaskan dalam Al-Quran yaitu kisah Nabi Musa as, yang pernah membelah laut tersebut menjadi dua untuk menyebrangi dikarenakan kaum Nabi Musa yang dikejar oleh bala tentara Fir’un.
sesudah kaum Nabi Musa sampai laut tersebut kembali seperti semula sehingga Fir’aun dan bala tentaranya tenggelam di laut tersebut. Allah berfirman : “ Dan kami Selamatkan Bani Israil menyebrangi laut itu (bagian utara dari Laut Merah)…”. (Qs. Al-a’raf: 138)
Kisah ini diperkuat dengan ditemukannya beberapa bangkai roda kereta tempur kuno di dasar Laut merah yang ditemukan oleh seorang arkeologi pada akhir tahun 1988 menurut pengakuannya mereka menemukan kerangka manusia dan kuda. Mungkin Allah masih melindungi benda ini untuk menjadikan pembelajaran bagi kita semua. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita yang membacanya.

negeri yang diazab


 negeri yang diazab oleh allah awt

1. Pompeii
Dua tembok dari situs Pompeii yang paling ramai dikunjungi wisatawan rubuh akhir tahun 2010, akibat curah hujan yang tinggi dan kurangnya perhatian pemerintah Italia. Situs warisan dunia itu bercerita banyak tentang kehidupan bangsa Romawi.
Ketika Gunung Vesuvius mengalami letusan hebat pada pagi hari 24 Agustus 79 M, penduduk kota Pompeii menjalani hari seperti biasanya. Pliny muda (pejabat dan penyair Romawi) menceritakan kisah menyeramkan itu lewat surat-surat bersejarahnya.
Letusan berlangsung terus menerus selama 24 jam diiringi hujan debu, awan panas serta lava pijar. Hanya sebagian orang yang segera menyelamatkan diri saat letusan pertama, berhasil selamat. Awan panas yang muncul setelah kubah lava runtuh memanggang Pompeii, dan hujan abu vulkanik mengubur penduduk hidup-hidup. Keterkejutan terlihat jelas dalam ekspresi mayat-mayat membatu yang ditemukan di Pompeii. Usai bencana biasanya kota yang hancur dibangun kembali, tapi tidak demikian halnya dengan Pompeii.
Sebelum hancur, kota itu adalah salah satu kota plesir bangsa Romawi. Letaknya di Semenanjung Napoli (Naples). Pompeii, yang merupakan simbol dari degradasi akhlaq yang dialami kekaisaran Romawi, adalah pusat perzinaan dan homoseks. Pesta seks di pemandian umum menjadi bagian dari gaya hidup. Pemandian umum di Pompeii sudah eksis jauh sebelum pemandian serupa ada di kota Roma. Dari lukisan dinding yang ditemukan di bangunan-bangunan Pompeii terlihat jelas kegilaan penduduknya akan seks.
pompei2
Sebagai pelajaran, kedasyatan siksa Allah atas kaum penyuka hubungan sejenis ini saat ini bisa menjadi tujuan wisata

2. Laut Mati
Laut mati adalah tempat terendah yang ada di permukaan bumi, permukaan airnya berada 422 meter di bawah permukaan laut. Pantainya laut seluas 402 km persegi itu paling kering di dunia. Tingkat keasinannya mencapai 28-35%, padahal normalnya keasinan laut hanya 3-6%. Laut Mati terletak di Lembah Yordan, yang berbatasan dengan Tepi Barat, Yordania dan wilayah Palestina yang dikuasai Israel.
Para arkeolog yang bekerja di situs Tall As-Sa`idiyah di sebelah utara Laut Mati mendapati bahwa sekitar Zaman Perunggu (1800-2350 SM) di sana terdapat kehidupan. Saat itu iklim di kawasan tersebut tidak kering seperti sekarang. Antropolog forensik AS, Prof Mike Finnegan meneliti tiga kerangka pria di Numeira selatan Laut Mati dari tahun 2350 SM. Dia menyimpulkan bahwa ketiganya mati karena tertimpa bebatuan akibat gempa besar. Kemungkinan bahwa di daerah tersebut terjadi gempa sedikitnya 6 skala Richter dibenarkan geolog Israel Shmuel Marco, karena banyak terdapat patahan.
Ronald Eldon Wyatt petualang Amerika tahun 1989 dan 1990 mendatangi Laut Mati untuk mencari lokasi kota Sodom, Gomorrah, Adman, dan Zeboim yang disebutkan dalam Bibel ada di sekitar Kanaan. Dia mengamati lapisan geologi yang ada. Salah satu temuannya adalah lempengan tanah garam dengan bercak belerang kuning di dalamnya. Temuan seperti itu berceceran di sana, termasuk bongkahan-bongkahan belerang sebesar ibu jari.
Tahun 1924 William Albright and Melvin Kyle juga menemukan hal yang sama. Dalam bukunya “Exploration at Sodom”, Dr Melvin Kyle menulis, “… di sebuah daerah yang dihujani belerang pasti akan menunjukkan adanya belerang. Ya, memang begitu adanya. Kami memungut belerang murni dalam potongan sebesar ujung ibu jari saya.” Belerang itu bercampur dengan napal (tanah semen) dari pegunungan sisi barat dari laut dan ditemukan di sepanjang pantai dan di seberang timur, yang jaraknya 4-5 mil dari bongkahan belerang yang ditemukan Kyle. “Entah bagaimana tersebar jauh dan luas di dataran ini,” tulis Kyle.
Al-Qur`an menceritakan kehancuran kaum Nabi Luth yang diazab karena perilaku homoseksualnya.
“Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu belerang yang keras. Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang meperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia).” (QS: Al-Hijr [15]: 73-76).*/bersambung Kaum Tsamud diazab Allah dengan suara keras dan menggelegar hingga mati bergelimpangan..

Runtuhnya kerajaan persia

Runtuhnya keKaisaran Persia

 

 Hasil gambar untuk persia

TABLIGH (mendakwahkan) risalah adalah wajib bagi Nabi. Karena itu Nabi mengirim surat keapda raja-raja mengajak mereka masuk Islam. Salah satu suratnya dikirim kepada Ebrewez, kaisar Persia. Pimpinan negara adikuasa dan cucu mendiang kaisar Khosru I, yang dinobatkan jadi Kaisar baru pada tahun 590 M. Itupun gara-gara ayahnya kaisar Murmuza IV terbunuh.
Dalam bukunya Tarikh al-Muluk wa al-Umam, al-Tabari menceritakan bahwa Ebrewez tergolong raja Persia yang paling kuat. Jajahan dan kekuasaannya paling luas. Prestasinya tak tertandingi oleh kaisar sebelumnya. Karena itulah ia digelari Ebrewez yang berarti si Perkasa.
Dalam bahasa Arab disebut al-Mudhaffar. Karena itu wajar jika ia dikenal suka menunjukkan kemewahan dan kebesarannya, menimbun harta kekayaan dan perhiasan. Ketika ia memindahkan singgasananya dari bangunan lama ke bangunan baru tahun 607-608 M harta yang dipindahkan terhitung sebanyak 468 juta gantang emas. Pada tahun ke 13 dari kekuasaannya kekayaannya mencapai 880 juta gantang emas.

Surat Nabi yang singkat itu diantaranya berbunyi “Masuklah Islam agar anda selamat dan jika anda menolak maka bagi anda dosa seluruh kaum Majusi”.
Namun, ternyata Ebrewez bukan penguasa yang bijak bestari. Bukan pula pemimpin yang adil dan beradab. Ia begitu pongah bagai Fir’aun dan angkuh tak tersentuh. Yang pasti ia tidak dapat hidayah. Dan benar, ketika cucu Anusyirwan itu menerima surat Nabi ia sangat murka. Ia tidak seperti Heraclitus raja Romawi Timur yang menolak halus ajakan serupa. Ebrewez merobek-robek surat Nabi itu. Dengan pongahnya ia berkata,”Pantaskah orang itu menulis surat kepadaku sedangkan ia adalah budakku?”

Namun, ulah Ebrewez itu tidak sedikitpun memancing amarah Nabi. Dengan tauhid dan tafwidh-nya yang kuat Nabi yakin dan pasrah. Hanya Allah yang dapat memberi dan mencabut kekuasaan. Nabi membalas dengan doa sederhana. Tanpa emosi dan rasa perkasa “Semoga Allah merobek-robek kerajaannya”(Mazzaqa Allah mulukahu). Bagaimana caranya, digambarkan Nabi begini, nanti

:“Allah memberi kekuasaan pada putera kaisar Persia yang bernama Syiraweh untuk mengalahkan dan membunuh ayahnya.”
Nabi bukan futurologi, tapi itulah Nabi. Doa dan gambaran Nabi benar terjadi. Pada tahun 628 M putera Ebrewez yang bernama Qabaz yang digelari Syirawaih itu merebut kekuasaan dan membunuh Kaisar Ebrewez, ayahnya sendiri. Qabaz pun kemudian berkuasa, tapi tidak lebih dari empat bulan saja ia diturunkan.

Selanjutnya kekaisaran Persia itu berganti-ganti hingga sepuluh kali dalam masa empat tahun. Itulah kenyataan dari mazzaqa Allah mulukahu.
Allah benar-benar telah merobek-robek kekaisaran itu. Selama itu kerajaan mengalami kekacauan dan huru-hara Akhirnya rakyat berhasil mengangkat kaisar Yazdajir sebagai kaisar Persia terakhir dari keluarga Sasaniah. Bagi yang berfikir sekuler, itu semua terjadi karena proses politik. Tidak ada campur tangan Tuhan. Kaisar jatuh oleh rakyat, bukan dijatuhkan oleh Tuhan. Tapi bagi Mu’min, itulah jawaban doa Nabi. Begitulah cara Allah memberi dan mencabut kekuasaan.
Di masa kekuasaan kaisar Yazdajir (sekitar tahun 637) inilah tentara Islam datang ke Persia. Namun, kerajaan Persia yang telah berusia empat abad sudah seperti kakek gaek yang ompong, lemah dan sakit-sakitan. Ketika kaum Muslimin datang, dapat dikatakan tanpa perlawanan dan penduduknya masuk Islam dengan sukarela. Kekaisaran itu benar-benar runtuh. Bahkan putera-puteri kaisar sangat berminat menikah dengan bala tentara Islam, dan idolanya adalah Ali bin Abi Talib. Keruntuhan kerajaan Persia persis seperti yang diramalkan Nabi delapan tahun sebelum itu:”Jika kaisar Persia hancur tidak akan ada kaisar lagi sesudahnya”(Hadith Ibn Kathir jld. 3)

Namun, Muslim tidak datang untuk melakukan invasi apalagi kolonialisasi. Kolonialisasi atau eksploitasi bukan karakter Muslim dan peradaban Islam. Muslim tidak memboyong kekayaan Persia ke jazirah Arab. Konsepnya adalah hijrah. Berpindah, hidup, berkarya dan memakmurkan kawasan yang dituju lahir batin. Istilah yang digunakan al-Qur’an bukan penaklukan tapi pembukaan atau kemenangan (al-Fath), seperti fathu Makkah, fathu Andalus, fathu Misra dsb. Membuka, membebaskan, menyelamatkan atau mengislamkan.

Para ulama dan bala tentara Muslim mengajari bangsa Persia al-Qur’an, Hadith, bahasa Arab dan pandangan hidup Islam. Yang dahulu jahil menjadi alim, yang dulu tersesat mendapat petunjuk, yang dulu miskin menjadi kaya dan makmur. Itulah rahmatan lil alamin.
Kepercayaan Persia kuno yang mitologis dan animistis perlahan berganti dengan aqidah Islam yang rasional. Adat istiadat berganti syariat. Tradisi kekuasaan, kemegahan, dan kemewahan berganti tradisi ilmu. Mungkin bala tentara Islam, ulama dan relawan Arab itu tahu sabda Nabi bahwa “Andaikakata ilmu itu berada di bintang Suraya pasti akan dicapai oleh orang-orang Persia”. (Lihat Musnad Ahmad, jld 2).

Ternyata, benar setelah ilmu-ilmu Islam yang tinggi itu dicapai dari kawasan ini lahir ulama-ulama besar dalam sejarah Islam. Tradisi ilmu Islam telah melahirkan ulama seperti al-Khawarizmi, Imam Bukhari, al-Isfahani, Fakhr al-Din al-Razi, Ibn Sina, al-Ghazzali, Ibn Taymiyyah dsb. Dari sini pulalah lahir kekhalifahan besar Islam, Abbasiyah yang bertahan selama 5 abad (750-1250), lebih lama dari kekaisaran Persia.
Begitulah, Islam datang membawa pandangan hidup yang mencerahkan, aqidah yang mencerdaskan, syariah yang membebaskan dan ritual keagamaan yang memudahkan.

Senin, 14 Desember 2015

10 mitos salah mengenai anak pendiam (introvert)

10 MITOS SALAH MENGENAI INTROVERT



banyak mitos yang salah tentang anak pendiem termasuk akuuu :v yg ada di sehari hari...yg katanya inilah itulah... bla...bla..bla.. yak langsung aja yaa...


Mitos 1 – introvert tidak suka bicara.
Ini tidak benar. Introvert hanyalah tidak berbicara kecuali mereka memang memiliki sesuatu untuk dikatakan. Mereka membenci basa-basi. Tapi, jika seorang introvert sedang berbicara tentang sesuatu yang mereka minati, mereka tidak akan berhenti bicara sampai berhari-hari.

Hasil gambar untuk tidak berbicara

Hal ini tentu saja tidak benar. Hanya karena ciri utama introvert adalah pendiam bukan berarti si introvert ini tidak pernah berbicara. Mereka hanya akan bicara seperlunya namun mereka akan menjadi sosok ramai dan menyenangkan ketika membicarakan topik yang mereka sukai bersama sedikit teman akrab.


Mitos # 2 – introvert pemalu.
Rasa malu tidak ada hubungannya dengan menjadi seorang Introvert. Introvert bukan berarti takut orang. Apa yang mereka butuhkan adalah sebuah alasan untuk berinteraksi. Mereka tidak berinteraksi demi interaksi sosial. Jika Anda ingin berbicara dengan Introvert, berbicara saja. Tidak perlu mengkhawatirkan kesopnan.

Hasil gambar untuk pemalu
 
Memang masih menjadi perdebatan apakah pemalu adalah introvert dan introvert sudah pasti pemalu. Tapi saya lebih setuju dengan teori ini bahwa rasa malu dan introvert adalah dua hal berbeda. Semua orang memiliki rasa malu dengan kadar masing-masing. Dan jelas introvert bukan pemalu karena mereka memilih sendiri dan menyukainya meski mereka punya kemampuan dalam bersosialisasi sementara mereka yang pemalu adalah orang-orang yang takut dengan situasi sekelilingnya, mereka mau bergabung dan ikut bersosialisasi tapi karena ketakutan yang besar membuat mereka tidak pernah bisa melakukannya. Biasanya pemalu akan merasa tersiksa sementara introvert bahagia dengan kesendiriannya.


Mitos # 3 – introvert kasar.
Introvert sering tidak melihat alasan perlunya untuk berbasa-basi sosial. Mereka ingin semua orang menjadi riil dan jujur. Sayangnya, hal ini tidak diterima di kebanyakan situasi, sehingga introvert merasakan banyak tekanan untuk menyesuaikan diri, dan bagi mereka ini melelahkan.

Hasil gambar untuk marah

Hanya karena tidak suka berbasa-basi di lingkungan sekitar Introvert sering dianggap kasar atau tidak punya tata krama karena hidup di masyarakat mayoritas yang menganggap beramah-tamah dan berbasa-basi adalah sopan santun yang benar. Hadeuh saya juga sering dianggap seperti ini. Dan sepertinya saya tidak sendiri. Benar kan?

Mitos # 4 – introvert tidak menyukai orang.
Sebaliknya, introvert sangat menghargai sedikit teman yang mereka miliki. Mereka bisa menghitung teman-teman dekat mereka dengan satu tangan. Jika Anda cukup beruntung untuk dianggap teman oleh seorang introvert, Anda mungkin telah memiliki sekutu setia seumur hidup. Sekali Anda telah mendapatkan rasa hormat mereka, keberadaan Anda sangat diterima.

Hasil gambar untuk sahabat

Orang-orang introvert lebih suka memandang kualitas sebagai patokan dalam hubungan pertemanan. para introvert lebih suka memiliki sedikit teman dan menjalin hubungan yang intens dengan mereka. Bener kan? Teman saya juga sedikit.

Mitos # 5 – introvert tidak suka pergi ke tempat umum.
Omong kosong. Introvert hanya tidak ingin pergi keluar di depan umum UNTUK WAKTU YANG LAMA. Mereka juga ingin menghindari komplikasi yang terlibat dalam kegiatan publik. Mereka mengambil data dan situasi dengan sangat cepat, dan sebagai hasilnya, mereka tidak perlu berada di sana untuk waktu yang lama untuk mehamami kegiatan publik yang tengah berlangsung. Lalu mereka siap untuk pulang, mengisi ulang energi, dan memproses semua pengalamannya tadi. Faktanya, isi ulang energi adalah mutlak penting untuk introvert.


Introvert bisa kok pergi ke sebuah pesta atau menghadiri pesta pernikahan teman. Ya meskipun mereka butuh dorongan untuk melakukannya. Maksudnya adalah mereka tidak akan sengaja pergi ke sebuah tempat yang dipenuhi banyak orang asing. Tapi mereka membutuhkan alasan untuk melakukannya. Misalnya datang ke acara pesta ulang tahun teman atau menemani orang spesialnya ke sebuah acara pernikahan. So kalau temenmu introvert jangan sungkan untuk mengundangnya ke pesta ulang tahunmu atau jika pacarmu introvert dia mau kok nemenin kamu ke acara pernikahan temanmu.

Mitos # 6 – introvert selalu ingin sendirian.
Introvert sangat nyaman dengan pikiran mereka sendiri. Mereka banyak berpikir. Mereka melamun. Mereka senang memiliki masalah untuk dikerjakan dan teka-teki untuk dipecahkan. Tapi mereka juga bisa merasa luar biasa kesepian jika mereka tidak memiliki siapapun untuk berbagi pencapaian mereka. Mereka menginginkan hubungan yang otentik dan tulus dengan SATU ORANG pada satu waktu.

Setelah melakukan kegiatan bertemu banyak orang yang melelahkan si introvert butuh istirahat dengan menyendiri sejenak. Mengisi ulang energi. Prosesnya seperti makan ketika lapar atau tidur ketika kelelahan. Ya introvert menyendiri untuk menemukan ritme hidupnya lagi. Tapi bukan berarti introvert akan menyendiri terus ya. Mereka akan keluar jika tenaganya telah kembali pulih.

Mitos # 7 – introvert aneh.
Introvert sering individualis. Mereka tidak mengikuti orang banyak. Mereka akan lebih suka dihargai karena cara-cara unik hidup mereka. Mereka berpikir berdasarkan standar diri mereka sendiri dan karena itu, mereka sering menantang kebiasaan. Mereka tidak membuat keputusan berdasarkan pada apa yang sedang populer atau trendi.

Lebih sederhananya sih introvert itu antimainstream. Karena introvert cenderung memiliki cara pandang yang berbeda dengan banyak orang maklum introvert kan kaum minoritas. Jadi sesuatu yang disukainya terkadang sedikit bertentangan dengan apa yang disukai orang kebanyakan. Introvert jadi tampak aneh dan saya sering dibilang alien atau dari dunia asing.

Mitos # 8 – introvert culun terasing.
Introvert adalah orang-orang yang lebih sering melihat ke dalam, memberi perhatian lebih pada pikiran dan emosinya. Ini bukan berarti bahwa mereka tidak mampu memberi perhatian pada apa yang terjadi di sekitar mereka, hanya saja dunia batin mereka terasa jauh lebih merangsang dan bermanfaat bagi mereka.
Hasil gambar untuk culun

Sebenarnya introvert adalah pengamat yang baik. Mereka bisa memperhatikan hal-hal kecil yang sangat detail sekalipun. Namun sifatnya yang tidak suka berbasa-basi membuat mereka terkesan tidak peduli dengan sekeliling dan lebih asik dengan kegiatannya sendiri. Karena orang introvert hanya akan melakukan sesuatu yang penting dan berguna bagi mereka. Ya wajar saja kalau introvert tidak suka ikut campur dalam urusan orang lain karena dianggap tidak penting.

Mitos # 9 – introvert tidak tahu bagaimana bersantai dan bersenang-senang.
Introvert biasanya merasa rileks di rumah atau di alam, bukan di tempat umum yang penuh kesibukan. Introvert bukan pencari sensasi dan pecandu adrenalin. Jika ada terlalu banyak pembicaraan dan kebisingan terjadi, mereka melemah. Otak mereka terlalu sensitif terhadap neurotransmitter yang disebut Dopamine. Introvert dan ekstrovert memiliki perbedaan jalur syaraf yang dominan. Cari saja sendiri tentang perbedaan jalur syaraf ini.

Ini salah besar. Introvert itu sebenarnya fleksibel. Ketika bertemu dengan sekelompok teman akrabnya mereka bisa mengeluarkan sisi mengasikkan dan cerewet yang identik dengan ekstrovert. Jadi ga benar kalau introvert itu tidak asik.

Mitos # 10 – introvert bisa memperbaiki diri dan menjadi ekstrovert.
Sebuah dunia tanpa introvert akan menjadi dunia dengan sedikit ilmuwan, musisi, seniman, penyair, pembuat film, dokter, matematikawan, penulis, dan filsuf. Meski demikian, masih ada banyak teknik yang dapat dipelajari orang ekstrovert untuk berinteraksi dengan introvert. (Ya, aku sengaja membalik posisi introvert dan extrovert  untuk menunjukkan kepada Anda betapa biasnya masyarakat kita.) Introvert tidak bisa “memperbaiki diri” dan pantas dihormati untuk temperamen alami mereka dan juga kontribusinya bagi umat manusia. Bahkan, satu penelitian (Silverman, 1986) menunjukkan bahwa peningkatan persentase introvert di antara manusia berbanding lurus dengan IQ (rata-rata manusia).
Penyangkalan seorang introvert atas diri mereka sendiri dalam rangka untuk bergaul di dunia yang didominasi extrovert dapat menjadi sangat destruktif. Seperti minoritas lainnya, introvert dapat berakhir membenci diri mereka sendiri dan orang lain karena perbedaan mereka dengan kaum mayoritas. Jika Anda pikir Anda adalah seorang Introvert, aku sarankan Anda meneliti topik ini dan mencari introvert lainnya untuk membandingkan catatan. Beban tidak sepenuhnya berada pada kita para introvert untuk mencoba dan menjadi “normal”. Ekstrovert pun harus mengakui dan menghormati kita, dan kita pun perlu menghargai diri kita sendiri.



Nah sudah jelas kan. Beberapa poin yang selama ini dunia salah mengartikan kaum introvert. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membuka mata dunia tentang introvert yang sebenarnya. 
 
sumber : KAP (komunitas anak pendiem)

Sabtu, 31 Oktober 2015

Sejarah konstatinopel dan jatuhnya konstatinopel ke tangan Islam

Sejarah Konstantinopel (Byzantium)

Sejarah Konstantinopel atau Byzantium Sampai Kejatuhannya dan Ditinjau Dari Beberapa Prediksi
Sejarah Konstantinopel atau Byzantium sampai kejatuhannya, prediksi Rasulullah, Imam Al Mahdi, Bangsa Arab, Bangsa Persia, invasi besar-besaran Amerika ke Afganistan dan Irak, dan akhir zaman. Berhubungankah?

Byzantium
 
Byzantium adalah sebuah kota Yunani Kuno yang menurut legenda didirikan oleh para warga koloni Yunani dari Megara pada tahun 667 SM dan dinamai menurut nama raja mereka Byzas atau Byzantas. Nama Byzantium merupakan latinisasi dari nama asli kota tersebut yaitu Byzantion, kota ini kelak menjadi pusat kekaisaran Byzantium (kekaisaran Romawi menjelang dan pada abad pertengahan dengan nama Konstantinopel).
Pada tahun 196 M, kota ini dikepung oleh pasukan Romawi dan menderita kerusakan parah. Byzantium kemudian dibangun kembali oleh Septimus Severus, yang pada saat itu telah menjadi kaisar dan dengan segera memulihkan kemakmurannya. Lokasi Byzantium menarik perhatian Kaisar Romawi Konstantinus I yang pada tahun 330 M, membangun ulang kota itu menjadi Nova Roma. Setelah mangkatnya, kota ini disebut Konstantinopel (Kota Konstantinus). Kota ini selanjutnya menjadi ibukota Kekaisaran Romawi timur.
Kombinasi imperialisme dan lokasi ini mempengaruhi peran Konstantinopel sebagai titik penyeberangan antara dua benua Eropa dan Asia. Kota ini merupakan sebuah magnet komersial, kultural dan diplomatik. Dengan letak strategisnya itu Konstantinopel mampu mengendalikan rute antara Asia dan Eropa, serta pelayaran dari Laut Mediterania ke Laut Hitam.
Pada tanggal 29 mei 1453, kota ini jatuh ke tangan Bangsa Turki Ottoman dan sekali lagi menjadi ibukota dari Negara yang kuat, yakni kerajaan Ottoman. Bangsa Turki menyebut kota ini Istanbul (meskipun tidak secara resmi sampai tahun 1930) dan terus menjadi kota terbesar dari Republik Turki, sekalipun yang menjadi ibukota Turki adalah Ankara.
 
 

Hasil gambar untuk peristiwa jatuhnya konstantinopel ke tangan turki

Jatuhnya Konstantinopel Ke Tangan Pemerintahan Islam
Gaung penaklukan Konstantinopel telah bergema dikalangan kaum muslimin semenjak Rasulullah SAW menyampaikan sabdanya, dari Abu Qubail, ia berkata: “kami pernah berada di sisi Abdullah bin Amr bin Al-Ash”, ia ditanya: “yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukan lebih dulu, Konstantinopel atau Roma?” kemudian Abdullah meminta peti kitabnya yang masih tertutup. Abu Qubail berkata: “kemudia ia mengeluarkan sebuah kitab dari padanya. Lalu Abdullah berkata: “ketika kami sedang menulis disekeliling Rasulullah SAW tiba-tiba beliau ditanya: “yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukan lebih dulu, Konstantinopel atau Roma? Kemudian Rasulullah menjawab: “kota heraklius akan ditaklukan terlebih dahulu, yakni kota Konstantinopel”.
Menurut Husain hadits ini dikeluarkan oleh ahmad dan terdapat di dalam Al-Mustadrak di beberapa tempat. Dishahihkan oleh AL-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi, juga disepakati oleh Al-Bani di dalam Silsilah Al-Haditsish Shihah 1/8
Penaklukan Konstantinopel seperti yang diprediksikan Rasulullah di atas, terjadi setelah melewati masa yang amat panjang yakni 8 abad sejak Rasulullah menyampaikan sabdanya.
627 M:
Rasulullah SAW melayangkan surat dakwah pada kaisar Romawi, Heraklius.
629 M:
Terjadi perang Mu’tah yang dilatarbelakangi pembunuhan da’i-da’I Islam oleh orang-orang Ghasasanah (negara satelit Romawi). Dalam perang ini Romawi mengirim bantuan 100.000 orang pasukan dan dibantu oleh sekutunya orang-orang Qadha’ah sebanyak 100.000 orang, sehingga total pasukan berjumlah 200.000 orang, sedangkan jumlah pasukan kaum muslimin adalah 3.000 orang. Pertempuran dalam perang ini berlangsung imbang selama 7 hari. Pasukan muslim yang dipimpin Khalid bin Walid kemudian mundur teratur, langkah ini dipuji Rasulullah SAW.
630 M:
Terjadi perang Tabuk, karena terdengar kabar bahwa Romawi telah memobilisasi pasukannya untuk menyerang Madinah. Jumlah pasukan kaum muslimin saat itu antara 30.000 sampai 50.000 orang, mereka keluar dari Madinah menuju Tabuk yang berjarak 600 KM dari Madinah. Namun ketika pasukan sampai di Tabuk, pasukan Romawi telah mundur.
648 M:
Pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan, atas usulan Mu’awwiyah kaum muslimin membangun armada angkatan laut sebanyak 1600 kapal. Hal ini dibutuhkan untuk pengamanan wilayah Afrika Utara yang telah dikuasai kaum muslimin, dan juga dibutuhkan untuk penaklukan Romawi. Karena tidak seperti Persia yang terkonsentrasi dalam suatu wilayah daratan, Romawi wilayahnya terletak di tiga benua yang dibatasi oleh Laut Tengah dan ibukotanya, Konstantinopel, terletak di selat yang mengantarai Laut Tengah dengan Laut Mati. Dari manapun arahnya, penyerangan ke arah Konstantinopel lewat Asia atau Afrika harus melewati laut. Oleh karena itu selain diperlukan angkatan darat yang kuat, angkatan laut akan sangat menentukan.
650 M:
Armada Islam yang dipimpin Abdullah bin Abu Sarah bertemu Armada Romawi di Mount Phoenix yang dipimpin Kaisar Konstantin II. Armada Romawi hancur lebur, konon 20.000 orang pasukannya tewas. Pertempuran ini sangat menentukan. Selangkah lgi kaum muslimin akan menghampiri ibukota Romawi. Namun sayang, kemelut yang terjadi di Madinah akibat timbulnya fitnah terhadap Khalifah Utsman bin Affan membuat Mu’awiyah lebih tertarik mengurus persoalan dalam negeri.
668 M:
Pada masa kekhalifahan Mu’awiyah, kaum muslimin menyerang Romawi dengan menggunakan dua jalur, laut dan darat. Dari laut armada Islam dikerahkan ke Hellespont menuju Laut marmara sampai ke Selat Bosporus. Dari darat, mereka menerobos Asia kecil menuju kota Chalcedon yang berada di selat Bosporus. Pasukan darat kemudian dijemput armada laut dan diseberangkan ke pantai kota benteng Konstantinopel. Namun sayang, kekuatan benteng Konstantinopel diluar perhitungan Muawiyah. Benteng itu sukar ditembus. Kesulitan lebih besar lagi ketika pasukan Romawi menggunakan senjata terbarunya yang disebut Greek Fire atau Wet Fire. Senjata ini berupa bola-bola berisi cairan naftha yang dilontarkan dan pecah sehingga bertebaran di permukaan laut. Kemudian dari atas benteng pasukan Romawi menembakkan panah api ke laut, sehingga laut pun terbakar. Pasukan muslim hancur dalam penyerbuan ini. Salah seorang sahabat yang rumahnya pertama kali dikunjungi Rasulullah ketika hijrah, Abu Ayyub Al-Anshary, syahid dan dikubur di balik dinding Konstantinopel yang kokoh itu. Berikutnya kaum muslimin menghindari pengepungan langsung terhadap ibu kota Romawi, pertempuran-pertempuran darat selanjutnya selama berabad-abad diarahkan untuk menyempitkan wilayah Romawi.
717 M:
Maslamah bin Abdul Malik meninggal pada saat melakukan pengepungan Konstantinpel. Peristiwa ini terjadi pada masa kekhalifahan Sulaiman bin Abdul Malik (Bani Umayyah).
717 – 719 M:
Ini adalah masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, pada masanya pengepungan Konstantinopel terhenti, pasukan Islam ditarik mundur.
1389 M:
Sultan Murad I bin Urkhan menyerang semenanjung Balkan. Menaklukan Adrianapole dan menjadikannya sebagai ibukota . Dia memperluas wilayah dan menguasai Shopia ibukota Bulgaria dan salanika ibukota Yunani. Juga mengalahkan Serbia.
1396 M:
Atas dorongan Paus, orang-orang Eropa bergerak ke Konstantinopel untuk menyerang Beyzid I bin Murad yang sedang melakukan pengepungan Konstantinopel. Namun pasukan besar tersebut dapat dikalahkan oleh Beyzid. Tapi Timurlank dengan pasukan Tartarnya menyerbu tempat ini. Mereka memasuki Ankara dan menghancurkan sejumlah besar pasukan Utsmaniyah. Lalu menahan Sultan Beyzid yang kemudian meninggal dalam tahannannya. Timurlank mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Anatolia kepada pemiliknya. Pemerintahan-pemerintahan Eropa ini lalu memisahkan diri seperti Bulgaria, Serbia, dan valacie.
1420 – 1451 M:
Ini adalah masa pemerintahan Murad II bin Muhammad, ia mengepung Konstantinopel dan mengembalikan seluruh pemerintahan yang memisahkan diri ke dalam perlindungan pemerintahannya. Juga berusaha mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Eropa (Bulgaria, Serbia, dan valachie) serta menguasai Albania.
1452 M:
Sultan Muhammad II memerintahkan pasukannya mendirikan benteng di pantai selat Bosporus. Benteng itu dikerjakan selama 3 bulan, lalu mereka bertahan mengepung Konstantinopel.
1453 M:
Pada suatu malam armada Turki Utsmani menyusur selat Bosporus menuju Konstantinopel. Sebanyak 70 buah kapal terpaksa diseret ke darat sejauh 5 km untuk kemudian dilayarkan lagi di laut. Romawi memang memasang rantai-rantai besar yang menghalangi perjalanan laut. Pada malam itu meriam-meriam Turki menyalak dengan dahsyatnya. Seiring kegoncangan dalam benteng, masuklah tentara Islam menyerbu. Pertempuran pecah di laut dan juga di benteng. Pagi subuh, 29 Mei 1453 M jatuhlah Konstantinopel ke tangan kaum muslimin. Pekik takbir menggema dimana-mana. Terealisir sudah janji Rasulullah SAW, melalui perjalanan panjang perjuangan kaum muslimin.
Untaian peristiwa yang disebutkan dalam tulisan di atas, harus dilihat dalam konteks saat itu dimana Islam yang sedang berkembang menimbulkan kecemasan penguasa-penguasa saat itu. Sehingga masing-masing pihak merasa harus mempertahankan eksistensinya.
Umat Islam sendiri sesungguhnya konsisten dengan misinya yaitu dakwah Islam, adapun terjadinya benturan-benturan kekuatan karena pihak-pihak lain menghalangi laju gerakan dakwah Islam dengan kekuatan. Seorang sahabat Nabi, Rib’i bin Amr pernah ditanya oleh Rustum, Komandan perang Persia: “Apa yang kalian inginkan?”. Rib’i menjawab:”Kami hanyalah ingin membebaskan manusia dari penghambakan kepada makhluk menjadi penghambaan kepada Khalik (Sang Pencipta); kami hanya ingin mengajak manusia dari sempitnya dunia kepada luasnya akhirat; kami ingin membebaskan manusia dari kezaliman tirani dan menyeru kepada keadilan Islam…”
Nabi Muhammad tidak memerintahkan umatnya untuk memaksa orang masuk Islam, atau membunuh orang yang tidak seagama. Justru yang beliau sampaikan adalah firman Allah: “Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorongmu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah karena adil itu lebih dekat kepada taqwa (Al-Maidah: 8).
Firman-Nya yang lain:”Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.” (Al-Mumtahanah: 8).
Karenanya tidaklah Nabi mengusir dan membunuh Yahudi kecuali karena mereka melakukan pengkhianatan kepada negara Madinah tempat mereka dan kaum muslimin hidup berdampingan.
Sementara orang-orang non muslim yang tidak mengusik umat Islam dan mau hidup berdampingan dengan adil, merasakan kenikmatan indahnya hidup di bawah naungan pemerintahan Islam. Sehingga penduduk Nasrani Palestina (Elia) pada masa lalu, semuanya menangis tersedu-sedu ketika ditinggalkan kaum muslimin. Mereka mengatakan: “Sungguh orang-orang Romawi itu seagama dengan kami, namun mereka membunuh anak-anak kami dan memporak-porandakan rumah dan ladang kami, sedangkan kalian selalu berbuat adil kepada kami…”
Oleh karena itu kalau mau jujur melihat sejarah Islam, kita akan sampai pada kesimpulan bahwa penguasaan dakwah Islam atas wilayah-wilayah lain di dunia membawa barakah.
Saya pernah dengar salah seorang Ustadz menyampaikan bahwa Gustav Le Bon (sejarawan Perancis?) pernah mengatakan:”Tidak pernah agama Yahudi, Kristen, dan Islam dapat hidup berdampingan dengan harmonis, kecuali pada masa pemerintahan Islam”.

Zat Padat Terlarut (Total Dissolved Solids) pada Air Bersih

Halo guys apakah kamu sudah tahu apakah itu zat padat terlarut (TDS) pada air bersih atau air limbah? Yuk langsung saja kita bahas mengenai ...