Senin, 29 Januari 2018

Laporan Perbedaan Anak Kos dengan Anak Rumah

LAPORAN

PERBEDAAN ANAK KOST DENGAN ANAK RUMAH

Hasil gambar untuk uinsa logo




Rizqi Widi Rahmadani

 H05217021








BAB I

Latar belakang
Di dalam perkulihan terdapat mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah baik dari daerah itu sendiri maupun luar daerah ada yang pendatang maupun orang asli keduanya sangat berbeda dari segi sosial,budaya,ekonomi,dan aspek kemandirian. Kehidupan anak kos diwarnai beberapa hal baru bagi pelakunya dimana hal-hal baru tersebut dapat berupa suatu pengalaman maupun masalah. Anak kos yang jauh dari orang tua tentu akan mengalami perubahan drastis dari keseharian mereka sewaktu tinggal bersama orang tua. Pergaulan merekapun juga menjadi sangat rawan di zaman sekarang ini. Jika salah bergaul, tentu akan terjerumus ke dalam hal-hal yang berupa penyimpangan. Untuk itu, anak kost diwajibkan untuk lebih extra hati-hati dalam bergaul. Namun sebaliknya anak rumah (tidak kuliah ke luar kota) mereka tinggal bersama orang tua sudah biasa dengan kondisi daerahnya mudah diawasi orang tua berupa pergaulan.

Rumusan masalah
Dari segi latar belakang tersebut maka perumusan masalah adalah :
·         Apa perbedaan anak kos dengan anak rumah dari segi social dan budaya?
·         Apa perbedaan anak kos dengan anak rumah dari segi ekonomi?
·         Bagaimana aspek kemandirian anak kos dan anak rumah?

Tujuan penelitian
Tujuan yang dicapai dari laporan tersebut yaitu dapat mengetahui secara detail kehidupan mahasiswa luar daerah (anak kos) dan mahasiswa daerah asli (anak rumah) tersebut juga mengetahui perbedaan tersebut.


Manfaat
Manfaat yang didapat dari hasil observasi tersebut yaitu dapat menambah wawasan pengetahuan bagi pembaca,calon mahasiswa,calon mahasiswa rantau,mahasiswa baru dapat mengetahui perbedaan anak kos dengan anak rumah.

BAB II

Tinjauan pustaka
Pada dasarnya didalam perkulihan terdapat banyak sekali mahasiswa berbagai daerah dengan ini terdapat banyak perbedaan yang dapat kita jumpai karena tiap daerah mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dari kehidupan sehari-hari ditinjau dari laporan tersebut saat ini berdasarkan pengamat penulis terdapat 85% mahasiswa lebih memilih kuliah ke luar kota sedangkan 15% mahasiswa lebih memilih bertahan kuliah tidak keluar kota pengamatan ini berdasarkan daerah penulis laporan tersebut Desa Anggaswangi 40% mahasiswa memilih kuliah di Kota Malang 30% mahasiswa memilih kuliah di Kabupaten Jember 5% mahasiswa memilih di Kota Surabaya (menyewa kos-kosan) dan sisanya 10% daerah lainnya seperti Yogyakarta,Jakarta,Semarang pengamatan tersebut berdasarkan mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi negeri selain itu dari segi tersebut mahasiswa memilih kuliah keluar kota karena rasa penasaran yang sangat tinggi ingin mengetahui hal-hal yang baru yang sebelumnya belum mengetahui selain itu factor ingin kuliah di perguruan tinggi yang berkualitas dan juga ingin menjadi pribadi yang sangat mandiri sedangkan mahasiswa yang tidak mau ke luar kota (anak rumah) memilih bertahan karena mempertimbangkan aspek ekonomi selain itu lebih efisien dan hemat tidak perlu mengeluarkan pendapatan yang besar yang menyebabkan mahasiswa lebih memilih bertahan tidak ingin kuliah ke luar kota dilihat dari sisi berbeda tersebut setiap mahasiswa memiliki karakter yang berbeda-beda.











BAB III

Metodologi penelitian

Pengumpulan data
Dalam mendapatkan data penulis menggunakan metode pengambilan sampel didapatkan dengan cara memberi pertanyaan kepada mahasiswa tersebut agar didapatkan data dengan kecermatan yang tinggi.

Ruang lingkup analisis
Ruang lingkup analisis tersebut diadakan di daerah penulis tersebut yaitu Desa dan juga anak-anak kost yang berada di luar kota dan juga di kampus UINSA.

Lokasi penelitian
Lokasi penelitian observasi tersebut yaitu kampus UINSA dan sekitar rumah penulis Desa Anggaswangi laporan tersebut didasarkan observasi lokasi tersebut.


















BAB IV

Pembahasan
Dari segi sosial dan budaya mahasiswa perantau (anak kos) memang sebagai suatu perubahan, dimana biasanya kita apabila di rumah selalu dilayani dan diawasi oleh orang tua. Tapi jika di tempat kos kita akan lebih bebas. Namun, kebebasan itu harus disertai dengan tanggung jawab yang lebih besar. Karena kehidupan anak kos memiliki bermacam-macam efek, dari positif hingga negatif.
Kehidupan anak kos memang identik dengan kehidupan yang serba apa adanya, yang penting bisa kuliah dan bisa makan, walaupun ada juga yang tidak begitu. Di sinilah kehidupan baru dimulai. Kehidupan yag mengharuskan untuk mandiri. Anak kos dituntut untuk bisa lepas dari kebisaan-kebiasaan yang dilakukan di rumah, karena kehidupan di rumah atau tempat asal sangat berbeda dengan kehidupan yang harus dijalani sebagai seorang anak kos harus bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya sedangkan anak rumah mereka tidak perlu lagi beradaptasi dengan sosial dan budaya nya karena sudah paham karakteristik daerahnya.

Menurut dari sisi ekonomi hasil pengamatan tentang kehidupan anak kos, dilihat bahwa mayoritas jika bisa memilih mereka akan memilih tinggal bersama orang tuanya (anak rumah). Hal ini dikarenakan beberapa alasan seperti lebih nyaman, terjamin, ada yang mengurusi segala kebutuhan mereka, dan dapat tinggal bersama orang yang mereka sayangi. Selain itu faktor ekonomi seperti pengeluaran bisa ditekan karena hidup bersama orang tua sehingga lebih hemat karena tidak membayar kos dan uang jajan belum lagi biaya lainnya.

Dari segi keuangan. Sebagai anak kos, mereka dituntut untuk serba mandiri dalam menghadapi permasalahan yang ada. Dengan uang saku yang rata-rata dibawah satu juta tiap bulannya, beberapa dari mereka telah mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan uang saku tersebut tiap bulannya. Uang memang menjadi kebutuhan mereka yang paling dominan, karena dengan uang mereka mampu membeli barang-barang yang tentu akan dibutuhkan selama mereka berada di tempat kos. Namun, beberapa anak juga ada yang merasa uang yang mereka terima dari orang tua meraka masih kurang. Untuk mengatasi masalah itu beberapa mencoba untuk membuka usaha demi mendapatkan uang. Ada pula yang melakukan penghematan besar-besaran bahkan hingga memotong uang makan mereka.

Anak kos dituntut lebih mandiri dimulai. Karena Anak kos sudah lepas dari genggaman orangtua jika tidak mandiri maka akan kewalahan jika menghadapi suatu masalah selain dituntut mandiri anak kost harus mempunyai mental yang kuat karena kehidupan di rumah dengan kos sangat berbeda dengan kehidupan bersama orang tua anak kos mampu disiplin dalam waktu,mengatur pengeluaran,mengerjakan tugas-tugas kampus,memasak makanan dan lain-lain dari sinilah arti mandiri itu muncul karena sudah tidak ada campur tangan orang tua tanpa terkecuali masalah biaya. Sedangkan mahasiswa yang memilih bertahan tidak ingin kuliah di luar kota banyak faktor menyebabkan mahasiswa tidak ingin ke luar kota seperti faktor ekonomi pendapatan orang tuanya sedikit sehingga tidak memungkinkan kuliah ke luar kota mayoritas mahasiswa memilih bertahan karena tidak ingin ribet ingin simple dan efektif karena pandangan mereka perguruan tinggi negeri itu sama mereka juga tidak ingin meninggalkan orang tua mereka bukan berarti mereka bukan mandiri mereka juga sudah besar pasti bisa mandiri walaupun hidup bersama orangtua Cuma sudut pandang arti kemandirian orang itu berbeda-beda mandiri tidak harus kuliah ke luar kota (ngekost) dari rumah inilah kita dapat mandiri walaupun bersama orang tua setidaknya kita bisa mandiri agar tidak memberatkan orang tua.














BAB V

Kesimpulan
Kehidupan anak kos dirasa sebagai suatu perubahan besar dalam kehidupan mahasiswa yang harus bekuliah jauh dari daerah asal dan orangtuanya. Banyak hal yang dapat dialami oleh anak kos. Hal-hal tersebut dapat memberikan dampak positif nya mereka akan dituntut untuk lebih mandiri, karena mereka jauh dari orangtua maka apapun harus mereka lakukan sendiri. Melatih mereka untuk mengatur keuanganya, jika ingin bertahan hingga akhir bulan nanti. Lebih bisa menghargai waktu dan mengatur sesuai agenda mereka saat itu sama dengan anak rumah bisa juga mandiri walaupun bersama orang tua yang membedakan keduannya yaitu hidup sendiri dan hidup bersama orang tua sifat mandiri bisa diterapkan pada siapapun.

Saran
Lebih baik lagi kalau sifat-sifat baik seperti mandiri diterapkan kepada anak kost dan anak rumah agar bisa meringankan orang tua.


Jurnal Pencemaran Tanah Bahan Kimia

Nama   :  Rizqi Widi Rahmadani
NIM     :  H05217021

PENCEMARAN TANAH AKIBAT BAHAN KIMIA

                 Dampak negatif industrialisasi di Cina mulai membawa korban. Studi terbaru yang dibuat Kementerian Lingkungan Hidup Cina menemukan bahwa hampir lima persen tanah di Cina tercemar. "Paling banyak disebabkan oleh kadmium, nikel, dan arsenik," demikian isi studi itu. Penelitian yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup mengambil contoh tanah dari area seluas 6,3 juta kilometer persegi atau sekitar dua pertiga luas daratan Cina. Kesimpulan riset memaparkan melihat kondisi tanah saat ini. "Karena jangka waktu dan luasnya pembangunan industri, membuat makin memburuknya kualitas tanah di beberapa daerah," demikian pernyataan Kementerian Lingkungan dalam lamannya seperti dikutip BBC, Sabtu, 19 April 2014. Mereka berencana membuat langkah pencegahan dan perundang-undangan yang lebih baik. Pencemaran tanah di Cina paling banyak disebabkan oleh bahan anorganik. Tingkat pencemarannya lebih tinggi ketimbang survei sebelumnya yang dilakukan pada 1986 dan 1990. Pencemaran paling parah terdapat dalam tiga zona industri utama, yaitu di delta Sungai Yangtze di Cina timur serta delta Sungai Pearl di Cina selatan dan timur laut Cina yang digunakan sebagai penghubung industri berat. Pemerintah Cina berjanji masalah ini akan menjadi prioritas utama. Namun lemahnya penegakan hukum di tingkat lokal dan kepentingan pemerintah lokal menjadi tantangan bagi pemerintah pusat. Pada sisi lain, warga Cina makin vokal terhadap masalah tanah tercemar atau memprotes rencana pembangunan pabrik kimia di kota mereka.
                 Pengaruh bahan kimia terhadap tanah sungguh berbahaya bagi kehidupan bahan-bahan kimia seperti kromium (semacam pestisida),timbal,merkuri (air raksa),PCB dan Siklodiena,organofosfat,pelarut klorin,limbah deterjen,limbah industri bahan-bahan kimia tersebut berdampak kepada kerusakan tanah seperti penurunan kualitas tanah,menyebabkan ph tanah tidak sesuai,merusak unsur hara tanah,tanah menjadi bau dan menimbulkan penyakit,mematikan mahkluk hidup yang berada di tanah seperti semut,tikus,dan hewan dalam tanah lainya,kualitas air dalam tanah menurun drastis mengakibatkan air tanah menjadi berbau kimia dan tidak layak dipakai. Solusi untuk mengatasi pencemaran tanah akibat bahan-bahan kimia yaitu dengan cara remediasi (pembersihan permukaan tanah yang tercemar baik in situ maupun ex situ) bioremidiasi (proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikrooganisme jamur atau bakteri dengan tujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun) selain itu dapat dilakukan seperti pengolahan terhadap limbah industri yang mengandung logam berat yang mencemari tanah sebelum dibuang dilakukan proses pemurnian,pengunaan bahan kimia pestisida digunakan sesuai aturan dan tidak berlebihan,usahakan membuang deterjen berupa senyawa yang dapat diuraikan mikrooganisme,sampah-sampah kimia zat radioaktif sebelum dibuang lebih baik disimpan dalam tangki-tangki besar dalam waktu yang cukup lama sampai tidak berbahaya baru dibuang yang jauh dari pemukiman penduduk. Dengan melakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan diharapkan dapat mengurangi dampak bahan kimia bagi tanah.

Sumber : https://dunia.tempo.co/read/571742/5-persen-tanah-di-cina-tercemar-zat-kimia
                Meilyderwata.blogspot.com


Jurnal Wind Energy (pembangkit listrik tenaga angin)

Nama               :   Rizqi Widi Rahmadani
NIM                :   H05217021


POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN (WIND ENERGY)

BAB  I
1.      Pendahuluan

Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan kapasitas untuk menghasilkan Listrik dari energi angin sudah sangat pesat. Tingkat energi angin mengatasi kekurangan kebutuhan bisa mengurangi dampak lingkungan yang merugikan dari sumber tersebut, seperti produksi polusi atmosfer dan air, termasuk gas-gas rumah kaca, produksi limbah nuklir pembangkitan listrik bahan bakar fosil, itu tidak menghasilkan kontaminasi atmosfer atau polusi panas.
Zaman sekarang kebutuhan energi listrik di Indonesia semakin meningkat. Krisis listrik ini sudah sejak lama menjadi persoalan dan telah dipredikasi oleh banyak ahli energi di Indonesia sejak sepuluh tahun yang lalu. Kebutuhan energi dapat meningkat secara bertahap, baik ditinjau dari kapasitasnya, kualitasnya maupun ditinjau dari tuntutan distribusinya.
Konsumsi listrik di Indonesia setiap tahunnya terus meningkat sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Komsumsi listrik Indonesia yang begitu besar akan menjadi masalah bila dalam penyediaannya tidak sejalan dengan kebutuhan. Kebutuhan pasokan energi listrik yang terus-menerus dan berkualitas menjadi tuntutan yang harus dipenuhi oleh negara.
Untuk mengatasi pemenuhan kebutuhan listrik ini, maka diperlukan sebuah sumber energi baru yang mampu memenuhi kebutuhan listrik nasional yang semakin besar. Angin, sebagai sumber yang tersedia di alam dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber energi listrik. Angin merupakan sumber energi yang tidak ada habisnya sehingga pemanfaatan sistem perubahan energi angin akan berdampak positif terhadap lingkungan.
Teknologi tenaga angin sumber energi paling cepat berkembang di dunia sepintas terlihat sederhana. Namun dibalik menara tinggi, langsing dan bilahan besi putar terdapat pergerakan yang kompleks dari bahan-bahan yang ringan seperti desain aerodinamis dan komputer yang dijalankan secara elektronik.
Perkembangan teknologi dalam dua dekade terakhir menghasilkan turbin angin yang modular dan mudah dipasang. Saat ini sebuah turbin angin modern 100 kali lebih kuat daripada turbin dua dekade yang lalu dan ladang angin saat ini menyediakan tenaga besar  yang setara dengan pembangkit listrik konvensional. Pada awal tahun 2004, pemasangan tenaga angin secara global telah mencapai 40.300 MW sehingga tenaga yang dihasilkan cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 19 juta rumah tangga menengah di Eropa  yang berarti sama dengan mendekati 47 juta orang. Dalam 15 tahun terakhir ini, seiring meningkatnya pasar,  tenaga angin memperlihatkan menurunnya biaya produksi hingga 50%. Saat ini di wilayah yang anginnya maksimum, tenaga angin mampu menyaingi PLTU batu bara teknologi baru dan di beberapa lokasi dapat menandingi pembangkit listrik tenaga gas alam.










BAB II
2.      Pembahasan
Angin terjadi bila terdapat pemanasan permukaan bumi yang tak sama oleh sinar matahari. Disiang hari udara di atas lautan lebih dingin daripada daratan. Sinar matahari menguapkan air lautan dan diserap lautan. Penguapan dan obsorsi sinar matahari di daratan kurang sehingga udara di atas daratan lebih panas. Dengan demikian udara di atas mengembang,jadi ringan dan naik ke atas.
Udara dingin yang lebih berat turun mengisi kekurangan udara di daratan, maka terjadilah aliran udara yang disebit angin dari lautan ke daratan tepi pantai. Di malam hari peristiwa yang sebaliknya terjadi, angin di permukaan laut mengalir dari pantai ke tengah lautan dan peristiwa inilah yang dimanfaatkan oleh para nelayan untuk mencari ikan di lautan. Angin di lereng gunung juga terjadi demikian. Pada sekitar puncak pegunungan lebih dulu panas dibandingkan dengan daerah lembah. Karena perbedaan panas ini sehingga menimbulkan perbedaan tekanan yang akhirnya timbul angin biasa yang disebut angin lembah dan angin gunung.
Turbin angin menghasilkan listrik dengan menggunakan kekuatan angin untuk menggerakkan generator. Angin dan sumber bahan bakar yang berkelanjutan, itu tidak menciptakan emisi dan tidak akan pernah habis karena terus-menerus diisi ulang energi dari matahari dan angin dalam kincir angin memiliki tiga bilah, yang berputar mengelilingi hub horizontal di bagian atas baja menara. Sebagian besar turbin angin mulai menghasilkan listrik di kecepatan angin sekitar 3-4 meter per detik (m / s), (8 mil per jam); menghasilkan kekuatan 'nilai' maksimum di sekitar 15 m / s (30mph); dan untuk mencegahnya kerusakan badai pada 25 m / s atau lebih (50mph).
Cara kincir angin bekerja sangat sederhana yaitu:
·         Angin akan meniup bilah kincir angin sehingga bilah bergerak
·         bilah kincir angin akan memutar poros didalam nacelle
·         Poros dihubungkan ke gearbox, di gearbox kecepatan perputaran poros ditingkatakan dengan cara mengatur perbandingan roda gigi dalam gearbox
·         gearbox dihubungkan ke generator. generator merubah energi mekanik menjadi energi listrik
·         dari generator energi listrik menuju transformer untuk menaikan tegangannya kemudian baru didistribusikan ke konsumen

Hasil gambar untuk turbin tenaga angin proses

Energi angin sangat penting bagi kehidupan  karena memang demikian melimpah, lebih murah dan tersebar luas. Ini bisa diskalakan dengan mudah dan berkembang dengan cepat. Terbatasnya sumber daya batubara bisa habis, sumur minyak jadi kering, tapi sumber angin bumi tidak pernah bisa selesai Menurut dewan energi angin global, China melampaui A.S. pada tahun 2010 dan menjadi pemimpin dunia dalam angin energi. Instalasi energi angin China telah meningkat secara eksponensial dari hanya 300 MW pada tahun 2000 menjadi 91.424 MW di 2013. China sendiri menyumbang 28,7% angin dunia energi. Sejak 2009, China telah memasang lebih banyak turbin dari pada negara lain di dunia Secara global, kapasitas terpasang tenaga angin tumbuh 35.467 MW pada tahun 2013, yang merupakan tambahan 12,5% pada kapasitas terpasang sebesar 283,048 MW pada akhir tahun 2012. Ini telah membawa total kapasitas energi angin global menjadi 318.530 MW. India dengan kapasitas terpasang 21.268,3 MW tempat kelima didahului oleh China (91.424 MW), A.S. (61.091 MW), Jerman (34.250 MW) dan Spanyol (22.959 MW). kapasitas energi angin global telah ada mencapai 318.137 MW pada 2013, setelah 283.048 MW pada 2012, 238.126 MW di tahun 2011, 198.001 MW pada tahun 2010


Pengoperasian tenaga angin memiliki nol emisi yang berbahaya zat. Itu tidak menambah pemanasan global, "bahan bakar" itu bebas, dan cukup merata di seluruh dunia. Itu energi yang dibutuhkan untuk memproduksi dan memasang jumlah turbin tiga bulan produksi turbin. Tapi, seperti yang lainnya sumber energi, tenaga angin memang memiliki dampak. Lingkungan terhadap margasatwa kemungkinan rendah dibandingkan dengan bentuk aktivitas manusia dan industri lainnya. Namun, dampak negatif pada populasi spesies sensitif tertentu adalah mungkin, dan upaya untuk mengurangi efek ini seharusnya dilakukan dipertimbangkan dalam tahap perencanaan. energi angin, seperti lingkungan yang harus dianalisis dan dimitigasi.
ü  Manfaat Lingkungan keuntungan menggunakan energi angin :

ü  energi angin tidak menyebabkan air atau udara
emisi, dan tidak menghasilkan limbah berbahaya apa pun
demikian juga. Apalagi tenaga angin tidak memanfaatkan alam
sumber daya seperti minyak, gas atau sebab dan karena itu tidak akan menyebabkan
kerusakan lingkungan melalui transportasi sumber daya
dan ekstraksi dan juga tidak memerlukan jumlah konsekuen
air selama pengoperasian.

ü  Semakin banyak penggunaan energi angin yang harus dilakukan
untuk mencegah masalah pemanasan global. energi angin dianggap sebagai kekuatan hijau
teknologi karena hanya memiliki dampak kecil pada
lingkungan Hidup energi angin tidak menghasilkan polutan udara
atau gas rumah kaca energi angin adalah energi terbarukan yang ideal karena :
• bebas polusi dan tanpa batas energi
• Tidak memerlukan bahan bakar
• Tidak menciptakan gas rumah kaca
• Tidak menghasilkan limbah beracun atau radioaktif




Kekurangan Tenaga Energi Angin :
Segala sarana produksi energi berdampak pada lingkungan dalam beberapa cara, dan energi angin tidak berbeda. Seperti setiap teknologi energi lainnya, pembangkit tenaga angin melakukannya memiliki beberapa efek pada lingkungan. Turbin angin menyebabkan hampir tidak ada emisi selama operasi mereka dan sangat sedikit selama pembuatan, pemasangan, perawatan dan pemindahan. Dibandingkan dengan dampak lingkungan dari sumber energi tradisional, dampak lingkungan dari tenaga angin relatif kecil. Turbin angin sering dibangun di atas lahan yang sudah ada terkena dampak pembukaan lahan. Lahan vegetasi dan Gangguan tanah yang dibutuhkan untuk angin sangat minim dibandingkan dengan tambang batu bara dan pembangkit listrik tenaga batu bara. Tantangan utama menggunakan angin sebagai sumber tenaga angin itu berselang dan tidak selalu meniup kapan listrik dibutuhkan energi angin tidak bisa disimpan (kecuali baterai yang digunakan) dan tidak semua angin bisa dimanfaatkan untuk memenuhi waktu permintaan listrik. Siklus angin yang bagus sering berada di lokasi terpencil, jauh dari kota dimana listrik dibutuhkan. Meski pembangkit tenaga angin punya dampaknya relatif kecil terhadap lingkungan dibandingkan dengan pembangkit listrik konvensional lainnya, ada beberapa kekhawatiran suara yang dihasilkan oleh bilah rotor, estetika (visual) dampak, dan terkadang burung telah terbunuh dengan terbang ke rotor.
Turbin angin pada prinsipnya dapat dibedakan atas dua jenis turbin berdasarkan arah putarannya. Turbin angin yang berputar pada poros horisontal disebut dengan turbin angin poros horisontal atau Horizontal Axis Wind Turbine (HAWT), sementara yang berputar pada poros vertikal disebut dengan turbin angin poros vertikal atau Vertical Axis Wind Turbine (VAWT).
Hasil gambar untuk turbin tenaga angin

ü  Turbin angin horisontal
Turbin angin horisontal adalah model umum yang sering kita lihat pada turbin angin. Desainnya mirip dengan kincir angin, memiliki blade yang mirip propeller dan berputar pada sumbu vertikal. Towernya yang tinggi memunkikan untuk mendapatkan angin dengan kekuatan yang lebih besar. Pada beberapa area, setiap 10 meter ada kenaikan tambahan kekuatan angin 20% dan peningkatan daya 34%.
Hasil gambar untuk turbin tenaga angin vertikal
ü  Turbin Angin Vertikal
Turbin angin vertikal memiliki shaft rotor vertikal. Kegunan utama dari penempatan rotor ini adalah turbin angin tidak perlu diarahkan ke arah angin bertiup. Hal ini sangat berguna pada daerah dimana arah angin sangat variatif atau memiliki turbulensi. dengan sumbu vertikal, generator dan komponen primer lainnya dapat ditempatkan dekat dengan permukaan tanah, sehingga tower tidak perlu support dan hal ini menyebabkan maintenance lebih mudah. Kekurangan utama dari turbin angin vertikal adalah menciptakan dorongan saat berputar.












BAB III
3.      Kesimpulan

Keuntungan utama dari penggunaan pembangkit listrik tenaga angin secara prinsipnya adalah disebabkan karena sifatnya yang terbarukan. Hal ini berarti eksploitasi sumber energi ini tidak akan membuat sumber daya angin yang berkurang seperti halnya penggunaan bahan bakar fosil. Pembangkit Listrik Tenaga Angin juga berdampak terhadap lingkungan sekitar, dampak yang paling jelas adalah dampak visual,karena pembangkit istrik ini membutuhkan tempat yang luas untuk skala besar.  Ramah lingkungan - keuntungan terpenting dari tenaga angin adalah berkurangnya level emisi karbon dioksida penyebab perubahan ikilm. Tenaga ini juga bebas dari polusi yang sering diasosiasikan dengan pembangkit listrik berbahan bakar fosil dan nuklir. Penggunaan energi konvensional tenaga angin merupakan alternatif sumber energi yang efektif apabila digunakan ditempat yang mempunyai sumber daya angin tinggi.















DAFTAR PUSTAKA
·         Journal of Clean Energy Technologies, Vol. 1, No. 3, July 2013





·         INTERNATIONAL JOURNAL of RENEWABLE ENERGY RESEARCH Deepak Sangroya et al., Vol.5, No.1, 2015.

·         Journal of Clean Energy Technologies, Vol. 1, No. 3, July 2013.


Zat Padat Terlarut (Total Dissolved Solids) pada Air Bersih

Halo guys apakah kamu sudah tahu apakah itu zat padat terlarut (TDS) pada air bersih atau air limbah? Yuk langsung saja kita bahas mengenai ...